Penggemar Mobil Honda di RI Lebih Beruntung daripada di Rusia

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVAHonda masuk dalam jajaran produsen mobil dengan wilayah pemasaran produk ke berbagai negara di dunia. Meski demikian, tak semua strategi pemasaran produknya berjalan mulus. Ini seperti yang terjadi di Rusia.

Pabrikan otomotif Jepang itu, telah memutuskan akan berhenti memasok mobil baru ke diler-diler resminya di sana, mulai tahun 2022. Cara tersebut merupakan bagian dari upayanya merestrukturisasi operasi globalnya di tengah pandemi yang masih terjadi.

Diketahui penjualan mobil Honda di Rusia, dari Januari sampai dengan November 2020 turun 15%, atau hanya mencapai 1.383 unit. Bahkan penjualannya di bulan lalu hanya 79 unit saja, atau turun 50 persen dibandingkan periode sama bulan November tahun 2020.

Penggemar merek Honda di Indonesia jelas lebih beruntung, sebab jenis kendaraan yang dipasarkan amat beragam. Sementara masyarakat di Rusia, hanya bisa membeli produk mobil SUV (Sport Utility Vehicle) CR-V dan Pilot.

Melansir dari Carscoops, Kamis 31 Desember 2020, Honda tetap mempertahankan aktivitas yang terkait dengan layanan purna jual kendaraannya. Sehingga konsumen tak perlu merasa cemas saat melakukan perawatan maupun perbaikan kendaraannya.

Meski tak lagi menjual mobil di Rusia, pabrikan otomotif Jepang ini juga tetap menjual produk sepeda motor dan peralatan listrik di negara tersebut.

Selain menyetop penjualan mobil di Rusia, Honda juga berencana untuk tak lagi menjual kendaraan berbahan bakar bensin dan minyak diesel murni pada tahun 2023. Cara ini dilakukan untuk menjajakan produk model full-electric maupun hybrid.