Pengguna Facebook Kini Bisa Hapus Unggahan Lawas Pakai Fitur Ini

Liputan6.com, Jakarta - Facebook baru saja meluncurkan fitur baru untuk para penggunannya. Melalui fitur bernama Manage Activity ini, Facebook memudahkan pengguna menghapus sejumlah unggahan lama miliknya.

Dikutip dari situs resmi Facebook, Rabu (3/6/2020), Manage Activity dapat membantu pengguna melakukan kurasi unggahan-unggahan konten yang menggambarkan dirinya di waktu sekarang.

Seperti diketahui, tidak jarang pengguna mengunggah hal-hal yang memalukan atau kontroversial di masa lalu. Namun seiring perjalanan waktu, pengguna dapat berubah dan unggahan tersebut kadang tidak sesuai dengan dirinya di masa sekarang.

Oleh sebab itu, Facebook menghadirkan fitur Manage Activity untuk memudahkan pengguna menyortir unggahan di masa lalu. Terlebih, unggahan di media sosial kini kerap digunakan untuk menilai seseorang, baik untuk kebutuhan kerja atau beasiswa.

Facebook menyebut fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan beberapa hal terhadap unggahan lawas. Salah satunya adalah mengarsipkan atau menyembunyikan unggahan tersebut dari publik, tapi tetap dapat dilihat pengguna.

Selain itu, pengguna juga dapat menghapus unggahan yang tidak ingin disimpan langsung ke tempat sampah. Nantinya, unggahan tersebut akan otomatis terhapus setelah 30 hari di tempat sampah atau dapat dihapus secara manual.

Selama belum dihapus, unggahan tersebut dapat dipulihkan, apabila pengguna berubah pikiran. Nantinya, Facebook akan menampilkan unggahan pengguna dalam satu tampilan yang dibekali kemampuan filter untuk membantu mencari unggahan spesifik.

Untuk sekarang, fitur Manage Activity baru meluncur untuk aplikasi Facebook Lite dan menyusul di aplikasi Facebook biasa. Lalu untuk versi desktop, belum ada informasi mengenai jadwal kehadirannya. 

Mirip Moments di Twitter, Facebook Rilis Aplikasi Venue untuk Gelar Acara Live

(ilustrasi/guim.co.uk)

Sebelumnya, tim riset dan pengembangan Facebook, New Product Experimentation (NPE), belum lama ini merilis sebuah tool untuk mempermudah pengguna menikmati gelaran live event. Venue meningkatkan pengalaman menonton tayangan live bagi pengguna.

Mengutip laman Engadget, Selasa (2/6/2020), aplikasi ini tidaklah dirancang untuk menayangkan live streaming sebuah event.

Aplikasi ini menyediakan layar kedua yang memberikan pengguna pengalaman berbeda saat menyaksikan event yang digelar live.

Venue akan menjadi sebuah tempat bagi komentator ahli seperti jurnalis, atlet, atau analis. Venue juga bisa dimasuki penggemar ketika sebuah acara tengah berlangsung.

Aplikasi Venue sesungguhnya dirancang agar pengguna bisa membagi perhatian antara tayangan acara dan smartphone mereka. Host atau penyelenggara acara bisa mem-ping para tamu ketika terjadi hal penting atau yang patut dikenang.

Hal ini bisa dilakukan dengan cara menciptakan dan mengunggah "Moments" pada venue, untuk mendapatkan komentar yang terkait, pertanyaan interaktif, polling, hingga obrolan pendek.

Bisa dibilang, dengan Venue, pengguna seperti mengikuti tayangan live streaming dari live tweet seorang ahli.

Aplikasi Ketiga Facebook yang Dirilis di Tengah Pandemi

Ilustrasi Facebook (Foto: New Mobility)

"Dengan Venue, fans bisa berhenti men-scrol atau mencari-cari sebuah momen berkesan dari sebuah tayangan atau acara," kata tim NPE, memberikan penjelasan.

Venue sendiri menjadi aplikasi ketiga yang diluncurkan oleh tim NPE Facebook dalam minggu ini. Sebelumnya tim NPE merilis aplikasi kreasi musik video dan aplikasi panggilan suara untuk grup.

Tujuan perilisan aplikasi-aplikasi ini adalah menghubungkan pengguna dengan teman dan orang-orang yang memiliki ketertarikan sama, selama masa tinggal di rumah akibat pandemi Covid-19.

(Dam/Ysl)