Pengguna rumah kesal karena aplikasi video tidak terhubung TV

Oleh Paresh Dave

OAKLAND, California (Reuters) - Kat Volpe meletakkan matras olahraga dan mencoba menyinkronkan iPhone-nya dengan TV layar besarnya untuk webcast kelas kebugaran di Instagram pekan lalu selama lockdown virus corona di New York.

Tetapi aplikasi populer ini tidak kompatibel dengan perangkat plugin Chromecast TV milik Google yang dikendalikan dari jarak jauh dengan smartphone atau komputer.

Ketika perintah diam di rumah memaksa untuk latihan, konser, dan bahkan jam online, Volpe dan konsumen lainnya mendapati beberapa layanan paling populer tidak seefektif produk-produk dari pesaing.

Aplikasi dengan permintaan yang meningkat untuk streaming langsung seperti Zoom Video Communications Inc dan Instagram milik Facebook Inc adalah di antara yang tidak mampu mengadopsi teknologi casting telepon-ke-TV dari Google, anak perusahaan Alphabet Inc. Lainnya yang tidak memiliki dukungan Chromecast termasuk layanan video berlangganan Apple TV + milik Apple Inc., layanan video Twitter Inc. dan aplikasi hiburan video TikTok dari Bytedance.

"Ada banyak contoh di mana perusahaan-perusahaan teknologi besar tidak ingin berintegrasi dengan produk dari perusahaan teknologi lain," kata Nadia Gilani, yang tak bisa latihan ketika dia tidak bisa membuat Instagram terhubung ke TV.

Batas-batas sempit seperti itu merugikan konsumen, kata Gilani (26), seorang pekerja teknologi di Vancouver, British Columbia. "Ini pola operasi berorientasi bisnis dan bukan berorientasi sosial."

Facebook sedang mengeksplorasi untuk menempatkan streaming langsung di situs web yang akan nyantol dengan Chromecast jika diakses pada browser Chrom pada PC. TikTok sedang mempertimbangkan dukungan Chromecast.

Zoom tidak memiliki paket seperti itu tetapi pengguna yang membayar untuk perangkat Zoom Rooms-nya dapat menggunakan teknologi casting miliknya.

Apple menolak berkomentar, tetapi perusahaan ini bermitra dengan banyak pembuat TV secara langsung untuk memungkinkan menayangkan video dari iPhone.

Layanan-layanan video online berjuang mendapatkan pelanggan dan pengiklan, dan mereka yang tidak mendukung Chromecast mungkin ingin pelanggan membeli produk tambahan mereka. Apple, misalnya, menjual perangkat yang juga membuat aplikasi yang dapat dilihat di TV. Keengganan untuk berbagi lebih banyak data dengan Google bisa menjadi faktor juga.

Google mengatakan penggunaan Chromecast naik dalam beberapa pekan terakhir dibandingkan setahun lalu dan bahwa perusahaan ini terus mendorong aplikasi untuk mengadopsi perangkat lunak casting gratis.

Kemarahan konsumen telah memaksa beberapa perubahan. Setahun lalu, Google setuju membuat YouTube tersedia pada perangkat Fire dari Amazon.com Inc, dan aplikasi Prime Video dari Amazon bisa operasional pada perangkat Chromecast.

Volpe, warga New York yang menyiarkan langsung workout di Instagram dari Barry 's Bootcamp, mengatakan dia akhirnya meraih iPhone-nya setiap beberapa menit untuk mempelajari setiap latihan baru karena itu sama sekali tidak membantu.

"Pengaturannya berantakan," kata dia.

Volpe telah beralih ke latihan yang direkam di YouTube milik Google "hanya karena itu jauh lebih mudah," kata dia karena perangkat ini bekerja sempurna pada Chromcast-nya Google.


(Laporan Paresh Dave; Laporan tambahan oleh Stephen Nellis; disunting oleh Greg Mitchell dan Richard Chang)