Pengguna Twitter Kini Bisa Kirim DM ke 20 Akun Berbeda Sekaligus

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Twitter baru saja mengumumkan bakal merilis sejumlah peningkatan pada fitur DM (Direct Message) di layanannya. Rencananya, sejumlah fitur ini akan digulirkan dalam beberapa minggu ke depan.

Dikutip dari The Verge, Jumat (20/8/2021), salah satu fitur yang akan dihadirkan Twitter adalah dukungan untuk mengirimkan tweet DM ke 20 akun sekaligus. Fitur ini lebih dulu menyambangi versi iOS dan web, lalu Android.

"Kamu sekarang bisa berbagi Tweet yang sama hingga ke 20 percakapan DM berbeda, secara terpisah," tulis akun @TwitterSupport.

Selain itu, Twitter juga sedikit mengubah stempel waktu DM untuk pengguna di iOS.

Alih-alih memberikan stempel waktu di setiap pesan dalam DM dengan tanggal dan waktu, kini pesan tersebut akan dikelompokkan berdasarkan hari. Hal ini dilakukan untuk membuat pesan dalam DM lebih tertata.

Pengguna Twitter di iOS juga akan mendapatkan kemampuan untuk memberikan reaksi pada pesan yang diterima. Jadi, dengan menekan lama sebuah pesan akan ada opsi 'Add Reaction' dan pengguna dapat memilihnya.

Sementara peningkatan yang akan dirasakan pengguna Android, tidak hanya iOS adalah kehadiran tombol quick-scroll. Dengan menekan tombol ini, penggguna dapat langsung beralih ke pesan paling baru yang diterimanya.

Sebagai informasi, dalam beberapa bulan terakhir Twitter memang banyak melakukan perubahan. Mulai dari pelaporan misinformasi soal Covid-19, peningkatkan kemampuan API untuk Twitter Spaces, hingga melakukan perubahan font.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Twitter Update Font Baru untuk Aplikasi dan Versi Website

Ilustrasi Twitter (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Twitter (Foto: Pixabay)

Untuk diketahui, Twitter baru saja menggulirkan font baru bernama Chirp pada aplikasi maupun versi web-nya.

Pengguna yang biasa scrolling lini masa Twitter pasti melihat ada sesuatu yang berbeda dengan tulisan-tulisan yang tampil di Twitter.

Ya, hal itu karena perubahan font menjadi Chirp, jadi jangan kaget kalau saat baru bangun pagi dan membuka Twitter, kok jenis font-nya berubah tidak seperti semalam.

Mengutip The Verge, Kamis (12/8/2021) informasi soal perubahan font Twitter ini sebelumnya sudah diumumkan Twitter melalui akun resmi mereka.

Uniknya, sebagian besar pengguna sudah melihat perubahan font di aplikasi Twitter mereka, namun ada sebagian lainnya yang belum merasakan perubahan font ini.

Twitter merinci, font Chirp merupakan salah satu bagian dari penyegaran brand mereka.

"Chirp menyeimbangkan antara tampilan yang terlihat acak-acakan dan tajam untuk memperkuat kesenangan sekaligus ketajaman sebuah tweet. Namun (font) Chirp juga membawa keseriusan saat dibutuhkan," kata Twitter dalam unggahan blog-nya.

Saat itu, Twitter menggunakan font Chirp untuk materi promosi dan grafik. Namun font ini belum terlihat di feed atau ketika menavigasi aplikasi.

Mulai Disebut Sejak Januari Lalu

Ilustrasi Twitter. Kredit: Photo Mix via Pixabay
Ilustrasi Twitter. Kredit: Photo Mix via Pixabay

Direktur Kreatif Global Brand Twitter Derrit DeRouen pada Januari lalu mengatakan, merupakan "keinginan pribadinya" untuk menjadikan Chirp sebagai font default untuk produk Twitter.

Saat itu DeRouen tak menyebut kapan perusahaan akan menggulirkan penggunaan font Chirp pada seluruh pengguna.

Font baru Twitter ini juga memiliki keunikan, di mana pengguna bisa men-tweet logo Twitter jika mereka mengetikkan [CHIRPBIRDICON] di kolom status. Di aplikasi Twitter versi Android, hal ini sudah bisa dilakukan, begitu juga dengan di Twitter web.

(Dam/Isk)

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel