Pengguna Youtube di Korsel Anggap Penyebaran Hoaks Sebagai Masalah Sangat Serius

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Korea Press Foundation merilis survei yang menyebut bahwa penyebaran hoaks sebagai masalah sosial terbesar di Youtube. Hal ini terungkap dalam survei yang melibatkan seribu pengguna Youtube mulai tanggal 3 hingga 9 Februari 2021.

Dari survei tersebut ada 87 persen responden yang menyebut bahwa penyebaran hoaks sebagai masalah yang sangat serius. Sementara 11,1 persen lainnya hanya menganggap penyebaran hoaks di Youtube sebagai masalah yang sedikit serius.

Temuan lain dalam survei ini juga menyebut bahwa eksploitasi pada kelompok rentan seperti anak-anak dan penyandang disabilitas juga termasuk masalah yang sangat serius. Total responden yang berpendapat terkait hal itu mencapai 82,7 persen.

Sementara 74 persen responden juga menyebut masalah yang sangat serius lain di Youtube adalah pelecehan pada orang dan kasus terkenal. Survei yang dilakukan secara online itu mempunya tingkat kepercayaan 95 persen dengan margi kesalahan plus minus tiga persen.

Di sisi lain, perusahaan riset aplikasi seluler Wiseapp mengatakan 40 atau 41 juta orang di negara itu mengakses aplikasi YouTube bulan lalu, dengan rata-rata pengguna menghabiskan 59,2 menit sehari.

Remaja menghabiskan waktu paling lama lebih dari satu setengah jam sehari, diikuti oleh mereka yang berusia 20-an, dan mereka yang berusia 30-an.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Saksikan video pilihan berikut ini