Pengikut Khilafatul Muslimin Capai 14.000 Orang, Dibaiat dan Diberi Tanda Pengenal

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi mengungkap pengikut kelompok Khilafatul Muslimin mencapai 14 ribu orang. Belasan ribu pengikut Khilafatul Muslimin itu tersebar di sejumlah wilayah Indonesia sejak kelompok tersebut dibentuk Abdul Qadir Hasan Baraja di Lampung pada 1997 silam.

"Organisasi Khilafatul Muslimin memiliki pengikut atau jamaah yang dinamakan sebagai 'Warga Khilafatul Muslimin' dengan jumlah warga lebih dari 14.000 orang tersebar di wilayah Indonesia," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Hariyadi kepada wartawan, Kamis (16/6).

Hengki menjelaskan, warga yang ingin bergabung dengan Khilafatul Muslimin akan dibaiat atau diambil sumpah terlebih dahulu oleh Khalifah atau pimpinan di wilayah masing-masing. Selanjutnya warga yang mendaftar mendapatkan Nomor Induk Warga (NIW) dan Kartu Tanda Warga setelah dibaiat.

"Apabila sudah dibaiat baru dinyatakan resmi menjadi warga Khilafatul Muslimin dan kemudian akan diberikan Nomor Induk Warga (NIW) serta kartu tanda warga dari Khalifah atau Amir Daulah," ujar dia.

Asal Usul Khilafatul Muslimin

Polda Metro Jaya sudah mengamankan pimpinan Khilafatul Muslimin (KM) Abdul Qadir Hasan Baraja. Diketahui, dia juga terlibat dalam Negara Islam Indonesia (NII).

Dir Reskrimum Polda Metro Jaya Hengki Hariyadi mengungkapkan asal usul ormas Khilafatul Muslimin (KM). Khilafatul Muslimin didirikan Abdul Qadir Hasan Baraja pada saat sedang berada di dalam penjara.

"Khilafatul Muslimin adalah sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1997 oleh Abdul Qadir Hasan Baraja pada saat di penjara karena kasus NII dengan cara membuat maklumat dan menuliskannya kedalam secarik kertas," kata Hengki kepada wartawan, Kamis (16/6).

Salah satu alasan Abdul Baraja mendirikan Khilafatul Muslimin untuk meneruskan kekhalifaan nabi nomor 105.

"Abdul Qadir Hasan Baraja selaku pimpinan tertinggi organisasi (Amirul Mu'minin) menganggap dirinya sebagai penerus Kekhalifahan Nabi (Khalifah nomor 105) pascameninggalnya Rasulullah SWT," ujarnya.

Abdul Baraja telah dibantu oleh tiga orang yang tersebar di beberapa daerah untuk mendirikan Khilafatul Muslimin ini. Termasuk menyebarkan ajaran-ajaran khilafah di Indonesia.

"Secara hierarki, Abdul Qadir Hasan Baraja selaku Khalifah atau Amirul Mukminin dibantu oleh 3 Amir Daulah yang membawahi seluruh wilayah Nusantara meliputi Amir Daulah Wilayah Jawa, Amir Daulah Wilayah Sumatera (membawahi juga Kalimantan) dan Amir Daulah Wilayah Indonesia Timur," tutupnya. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel