Pengorbanan Heroik Zlatan Ibrahimovic untuk AC Milan: Bermain dengan Satu Kaki Bugar, Harus Tahan Rasa Sakit

Bola.com, Milan - Kesuksesan AC Milan merengkuh gelar juara Liga Italia 2021/2022 menyisakan cerita heroik. Kisah itu berupa pengorbanan heroik Zlatan Ibrahimovic yang menuntaskan musim dengan satu kaki yang bugar dan hanya berlatih 10 kali.

AC Milan menuntaskan penantian selama 11 tahun untuk kembali meraih scudetto Serie A. Rossoneri meraih gelar juara setelah unggul dua poin atas juara bertahan dan sang rival Inter Milan di klasemen akhir.

Gelar musim 2021/2022 punya arti yang sangat penting. Milan meraihnya saat komposisi skuad mereka tidak dihuni banyak pemain top. Ada banyak keraguan tentang Milan, tetapi mereka tampil sangat bagus.

Setelah pesta yang meriah di Piazza del Duomo, sebuah pengakuan datang dari seorang Zlatan Ibrahimovic. Dia menjelaskan seperti apa kondisinya selama musim 2021/2022 berjalan.

 

Hanya Satu Kaki Bugar!

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic berselebrasi merayakan gelar juara Liga Serie A Italia usai  pertandingan melawan Sassuolo di Stadion Mapei Reggio Emilia, Italia (23/5/2022). Trofi musim ini begitu spesial bagi Ibra. 11 tahun lalu dia juga membawa Rossoneri meraih Scudetto dan itu merupakan gelar liga terakhir AC Milan. (Spada/LaPresse via AP)
Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic berselebrasi merayakan gelar juara Liga Serie A Italia usai pertandingan melawan Sassuolo di Stadion Mapei Reggio Emilia, Italia (23/5/2022). Trofi musim ini begitu spesial bagi Ibra. 11 tahun lalu dia juga membawa Rossoneri meraih Scudetto dan itu merupakan gelar liga terakhir AC Milan. (Spada/LaPresse via AP)

Zlatan Ibrahimovic melewatkan banyak laga pada paruh kedua musim 2021/2022. Pemain berusia 40 tahun itu beberapa kali mengalami cedera dan tidak pernah benar-benar sembuh 100 persen.

Bahkan, kondisinya bisa disebut sangat buruk. Dia juga tidak bisa berlatih rutin.

"Selama enam bulan terakhir, saya bermain tanpa ACL di lutut kiri saya. Lutut saya bengkak selama enam bulan. Saya hanya berlatih 10 kali dalam enam bulan terakhir," kata Ibrahimovic, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (27/8/2022).

 

Kondisi Sangat Buruk

Walau kondisinya sangat buruk, pemain asal Swedia itu masih memberikan peran dan kontribusi penting. Ibrahimovic memainkan 23 laga, 11 kali jadi pemain inti, dan mencetak delapan gol di ajang Serie A.

"Saya melakukan lebih dari 20 suntikan dalam enam bulan. Mengosongkan lutut seminggu sekali dalam enam bulan," kata Ibrahimovic.

"Memakai obat penahan rasa sakit setiap hari selama enam bulan," ucap eks pemain LA Galaxy tersebut.

 

Sakit, Tidak Bisa Tidur!

Ibrahimovic merayakan gelar scudetto dengan begitu emosional. Dia memberikan pidato berkelas di ruang ganti. Ibrahimovic berjuang sangat keras dan mengorbankan banyak hal demi menepati janji membawa Milan scudetto.

"Hampir tidak tidur selama enam bulan karena rasa sakit. Tidak pernah begitu menderita di dalam dan di luar lapangan. Saya membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin."

"Dalam pikiran saya, saya hanya punya satu tujuan, menjadikan rekan satu tim dan pelatih saya juara Italia karena saya membuat mereka berjanji. Hari ini saya memiliki ACL baru dan trofi lainnya," ucap Ibrahimovic yang baru saja menjalani operasi ACL.

Sumber: Football Italia, Daily Mail  

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published 27/5/2022)

Yuk Intip Posisi Akhir Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel