Pengprov TI Sumut janjikan bonus taekwondoin peraih medali

·Bacaan 1 menit

Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Utara menjajikan bonus bagi taekwondoin daerah itu yang berhasil meraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

"Kita akan siapkan bonus jika mampu meraih medali," kata Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Utara, Musa Rajekshah di Medan, Rabu.

Dua atlet taekwondo Sumut yang akan bertanding di PON Papua yakni Opie Danena Ginting (Under 73kg Putri) dan M Iqbal (Under 87kg Putra) dengan pelatih Basuki Nugroho.

Secara khusus ia meminta kedua atlet taekwondo Sumut itu berjuang secara maksimal sehingga mampu membawa pulang medali sekaligus akan mengharumkan nama Sumut dalam event olahraga terakbar di Indonesia itu.

"Harumkan nama Sumut, bawa lah pulang medali," kata Musa Rajekshah yang juga menjabat sebagai Wakil Gubenrur Sumatera Utara.

Diakui, perjuangan taekwondoin Sumut tidak mudah, sebab untuk ke Papua saja harus menempuh perjalanan cukup jauh, belum lagi persaingan di PON akan berlangsung sengit. Sebab itu, ia merasa perlu memberi dukungan moril dan motifasi.

Ia juga meminta kepada dua wasit taekwondo asal Sumut yang dipercaya bertugas di PON Papua, Rejeki Karosekali dan Adlan untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Sementara pelatih taekwondo Sumut, Basuki Nugroho, mengatakan, anak-anak asuhnya sudah siap bertanding dan medali emas cukup terbuka diraih melalui Opi Danena Ginting.

Meski begitu, selama mengikuti Pelatda, Muhammad Iqbal juga menunjukkan progres yang baik dan berpeluang membuat kejutan meraih emas.

Baca juga: Dinggo yakin jadi taekwondoin terbaik di kelas 68 kg pada PON Papua
Baca juga: Tim taekwondo Sumbar targetkan satu medali emas di PON Papua
Baca juga: Tim taekwondo Papua targetkan dua medali emas pada PON XX
Baca juga: Taekwondoin Jambi waspadai Jawa Barat di PON

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel