Pengungsi Banjir Jatinegara 3.800 Jiwa

Jakarta (ANTARA) - Petugas penanggung jawab posko banjir Jatinegara Sugeng mengatakan total pengungsi di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, mencapai 3.800 jiwa, mayoritas dari mereka adalah bayi dan lansia.

"Dari 3.800 jiwa pengungsi itu, 2.300 di antaranya berasal dari Kelurahan Kampung Melayu dan 1.500 lainnya dari Kelurahan Bidara Cina. Setengah dari pengungsi adalah balita dan selebihnya lansia," kata Sugeng kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan para pengungsi tersebar di berbagai posko banjir yang berada di kawasan Kecamatan Jatinegara, antara lain, Suku Dinas Kesehatan Jaktim, Gereja Hoinonia, RS Hermina, Gelanggang Olahraga Otista dan Masjid Chairul Anam.

Sugeng menyatakan berbagai bantuan telah datang dari berbagai pihak, antara lain berupa logistik makanan, pakaian bayi, biskuit balita, pampers, beras, selimut dan terpal.

"Untuk logistik makanan sudah cukup. Tapi warga masih butuh selimut, terpal, pakaian bayi dan pakaian dalam wanita, pampers dan pembalut wanita," kata dia.

Sementara itu berdasarkan data hingga Rabu (16/1) malam, jumlah pengungsi yang mengalami sakit mencapai 1.161 jiwa. Para pengungsi menderita penyakit antara lain gatal-gatal, batuk, flu, pusing dan pegal-pegal.

"Untuk data pengungsi sakit Kamis belum ada. Yang jelas hingga saat ini alhamdulilah tidak ada korban jiwa," ujar dia.(tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.