Pengunjung hari libur kedua tahun baru di Ragunan capai 16.909 orang

·Bacaan 2 menit

Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta mencatat pengunjung pada libur hari kedua tahun baru 2022, Ahad, mencapai 16.909 orang.

"Pengunjung hari ini hingga pukul 15.00 WIB sebanyak 16.909 orang, lebih sedikit dibandingkan hari sebelumnya (Sabtu, 1/1) yang mencapai 17.000-an pengunjung," ujar Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan TMR Wahyudi Bambang ditemui ANTARA di Jakarta, Ahad.

Ia mengatakan setidaknya hampir setengah dari kapasitas pengunjung yang membatalkan tiketnya atau tidak datang ke Taman Margasatwa Ragunan pada hari ini (Minggu, 2/1).

Pengelola menyediakan tiket masuk untuk 30.000 pengunjung pada Ahad (2/1) atau 50 persen dari kapasitas per harinya.

Baca juga: Sejumlah pengunjung TMR Jakarta tak tahu tiket hanya dijual daring

Baca juga: Pengelola Taman Margasatwa Ragunan pastikan protokol kesehatan ditaati

"Namun, tidak datang semuanya, sayang banget sudah pesan tapi tidak datang, memang, sih, mereka yang sudah pesan tiket tidak rugi karena belum ada transaksi. Tapi yang rugi itu pengunjung lainnya yang benar-benar ingin ke Taman Margasatwa Ragunan jadi tidak bisa pesan tiket karena kehabisan," tuturnya.

Dari data pengunjung hingga pukul 15.00 WIB, warga datang menggunakan sepeda motor sebanyak 1.384, mobil 836, bus dua, dan sepeda 56.

Soal penerapan protokol kesehatan, Wahyudi Bambang mengatakan pengunjung konsisten menerapkan protokol kesehatan.

"Pantauan di lapangan, pengunjung konsisten memakai masker, tidak berkerumun. Kalau ada yang pakai masker tidak benar, petugas akan menegur langsung," ucapnya.

Salah satu pengunjung, Hendro (36) mengakui penerapan protokol kesehatan di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta cukup ketat, di setiap sisi area terdapat petugas yang berjaga untuk mengingatkan pengunjung agar tetap memakai masker dengan benar dan tidak berkerumun.

"Sebelum masuk ke area Ragunan, ada petugas yang meminta pengunjung untuk memindai barcode PeduliLindungi. Setelah masuk ke dalam area Ragunan, ada banyak petugas di setiap tempat yang memantau agar pengunjung tetap melaksanakan protokol kesehatan," ujarnya.*

Baca juga: Sandiaga Uno: Ragunan berikan contoh baik dalam penerapan prokes

Baca juga: Pembatasan waktu berjualan kurangi pendapatan pedagang di Ragunan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel