Pengunjung Lebihi Kapasitas 50 Persen, Irjen Iqbal: Mal Akan Ditutup

·Bacaan 3 menit

VIVA – Pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Miladiyah menjadi atensi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nusa Tenggara Barat (NTB). Guna memastikan kesiapan personel gabungan pengamanan, Sabtu, 8 Mei 2021. Kapolda bersama jajaran Forkopimda NTB melakukan pengecekan ke beberapa Pos Pengamanan (Pos Pam) Ketupat Rinjani 2021.

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, saat meninjau langsung suasana dan kondisi di Lombok Epicentrum Mal mengungkapkan, pihaknya bersama jajaran Forkopimda NTB telah berkoordinasi dengan seluruh pemilik pusat perbelanjaan, dalam pengetatan penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Kami sudah duduk bareng dengan para pengelola mal, kami sudah melakukan koordinasi yang bagus, sehingga ada beberapa aturan-aturan yang sudah mereka lakukan, yang pertama memastikan bahwa 50 persen dari kapasitas harus terpenuhi,” ungkap Iqbal.

“Maksudnya, apabila lebih dari 50 persen ini akan ditutup, baik pintu, pintu parkir, pintu masuk pusat perbelanjaan, termasuk Mal Epicentrum,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Kapolda NTB, dalam melakukan pendisiplinan prokes di semua pusat perbelanjaan dan titik keramaian, satuan tugas (satgas) akan secara kontineu melakukan pendisiplinan dan imbauan.

“Apabila ada yang tidak menggunakan masker, satgas akan berkeliling di sini baik itu pemprov, pihak pengelola mal maupun dari Polda dan Korem serta stakeholder keliling. Semua satgas di semua pusat perbelanjaan membagikan masker dan melakukan imbauan,” ujarnya.

“Kita bisa lihat di setiap pojok ada penerapan prokes, ada hand sanitizer dan lain-lain. Intinya, protokol kesehatan nomor satu,” tegasnya.

Perwira Tinggi (Pati) Polri bintang dua itu menjelaskan, untuk memastikan penerapan prokes selama perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, telah didirikan 38 Pos Pam di wilayah Kota Mataram.

“Ada 38 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu. Lima pos pengamanan, 13 pos pelayanan, dan satu terpadu,” ungkap Kapolda.

Sebelumnya, Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa pemantauan yang dilakukan untuk memberi kepastian, bahwa NTB aman dan kondusif baik dari segi kamtibmas maupun dalam penerapan prokes.

“Kita memastikan bahwa NTB aman, kita mengunjungi pos-pos penjagaan, memastikan tidak ada kerumunan berlebihan, tidak ada kemacetan, kriminalitas sudah bisa dicegah,” katanya.

“Jadi ini luar biasa, mudah-mudahan dengan teman-teman tetap disiplin dan sigap, NTB sampai Idul Fitri bahkan sesudahnya insya Allah aman dan menyenangkan buat kita semua,” tambah Gubernur.

Sedangkan Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI A. Rizal Ramdhani, M.Han., menegaskan dukungan TNI dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri.

“Kami mendukung untuk pelaksanaan pengamanan lebaran maupun kegiatan Pam Ketupat, kami dukung semaksimal mungkin, kami gelar 3000 orang untuk operasional di lapangan,” tegas Danrem.

Danrem juga mengimbau agar seluruh masyarakat NTB mematuhi prokes dengan penuh kesadaran, bukan hanya karena adanya tekanan satgas.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat, dengan situasi COVID ini agar memenuhi protokol COVID, demi keamanan dan keselamatan kita bersama.

Untuk diketahui, rombongan Forkopimda NTB yang melakukan pengecekan Pos Pam Ketupat Rinjani 2021, berangkat sekitar pukul 16.21 Wita dari depan Pendopo Gubernur NTB menuju Pos Pam Karang Jangkong Kota Mataram.

Tiba di Pos Pam Karang Jangkong, rombongan mendapat pemaparan dari Kapospam Karang Jangkong, terkait situasi pengamanan di pusat-pusat perbelanjaan seperti Mataram Mal, Ruby Departemen Store, dan lain-lain.

Dari Pos Pam Karang Jangkong, rombongan bergerak ke arah simpang empat Pospol Cakranegara, melintasi jalan AA Gede Ngurah menuju jalan Panca Usaha melintasi Hotel Aston Inn, berbelok kekiri ke jalan Bung Karno menuju Jalan Sriwijaya, ke arah barat dan masuk ke pusat perbelanjaan Lombok Epicentrum Mall.

Dari Mal Epic, rombongan bergeser menuju Pos Pam Kebon Roek Ampenan kemudian melanjutkan perjalanan ke Islamic Center dan kembali ke Pendopo Gubernur NTB.

Baca juga: Viral Pemudik Motor Terobos Penyekatan, Polisi: Situasi Terkendali