Pengunjung Pesta Halloween Itaewon Korsel Joget dan Nyanyi Saat Ambulans Tiba

Merdeka.com - Merdeka.com - Sedikitnya 151 orang tewas dan 80 lebih terluka dalam tragedi pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan pada Sabtu (29/10) malam. Korban tewas diduga setelah berdesak-desakan di sebuah gang sempit dan padat yang dipadati pengunjung.

Sejumlah video dari TKP bermunculan di media sosial. Salah satunya ketika ambulans datang saat situasi darurat. Pejabat kedaruratan menerima sedikitnya 81 panggilan darurat dari orang-orang yang berada di Itaewon, melaporkan mereka kesulitan bernapas di tengah kerumunan massa.

Dalam salah satu video yang beredar di Twitter, dilansir laman Koreaboo, para pengunjung justru terlihat bernyanyi sambil berjoget saat ambulans datang dan berusaha menembus jalanan yang dipadati orang tersebut untuk membantu mereka yang membutuhkan pertolongan pertama.

Menurut salah satu pengguna Twitter, jalanan saat itu sangat padat sehingga sulit dilewati mobil ambulans maupun pemadam kebakaran.

"Pemadam kebakaran berusaha keras melewati ribuan orang, polisi berdiri di atas mobil meminta orang-orang meninggalkan area tersebut memberi jalan bagi ambulans," tulis pengguna Twitter Raphael Rashid.

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol memerintahkan pembentukan satuan tugas (satgas) untuk menangani korban dalam tragedi tersebut dan memberikan pertolongan pertama bagi korban selamat. Wali Kota Seoul, Oh Se Hoon yang sedang berkunjung ke Eropa dilaporkan memutuskan kembali ke Korsel setelah menerima informasi terkait tragedi tersebut.

Video saat pengunjung pesta Halloween berjoget dan nyanyi saat ambulans tiba: