Pengunjung Ragunan Capai 10.319 Orang hingga Minggu 26 Desember Siang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ribuan pengunjung dilaporkan telah mendatangi Ragunan, Jakarta Selatan pada hari ini, Minggu (26/12/2021). Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan, jumlah pengunjung ini berdasarkan data hingga pukul 13.00 WIB.

"Berdasarkan data yang tercatat, ada 10.319 pengunjung datang ke Ragunan per pukul 13.00 WIB," kata Wahyudi saat dihubungi, Jakarta.

Dijelaskan ribuan pengunjung tersebut paling banyak menggunakan kendaraan roda dua, yakni sebanyak 1.106 unit. Untuk bus sebanyak empat armada, 611 kendaraan roda empat, dan 156 sepeda.

Lanjut Wahyudi, pihak Taman Margasatwa Ragunan memberlakukan pembatasan pengunjung sebanyak 50 persen atau setara dengan 30 ribu orang. Jumlah pengunjung kata dia, akan terus bertambah hingga sore hari.

"Kita juga atur ganjil-genap. Karena ini tanggal ganjil, pedagang yang memegang kartu ganjil dapat berjualan," jelas dia.

Di Rumah Saja

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar masyarakat tetap di rumah masing-masing saat libur Natal dan Tahun Baru 2022. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19.

"Tidak perlu bepergian kecuali sesuatu yang sangat penting dan genting. Kemudian kami minta usahakan untuk ditunda dulu bepergian ke luar negeri atau ke luar kota, liburan Nataru bisa dilaksanakan di rumah bersama keluarga," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 20 Desember lalu.

Dia mengharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut berkumpul dengan keluarga inti di rumah. Selain itu Riza juga meminta disiplin pelaksanaan protokol kesehatan terus ditingkatkan.

"Prokes yang 5 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan yang ketiga, pastikan kita semua sudah mendapatkan vaksin," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel