Pengusaha Batu Bara Minta Perpanjang Izin Muat

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

Bengkulu (ANTARA) - Para pengusaha batu bara mengajukan permohonan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memperpanjang izin muat batu bara di kawasan Pulau Tikus.

"Perpanjangan izin muat itu terkait belum habisnya kontrak dengan pembeli dari luar negeri," kata Ketua Asosiasi Pengusahan Batu Bara Bengkulu (APBB) Safran Junaidi, Sabtu.

Ia mengatakan, pengajuan izin itu terkait Pemprov Bengkulu mendesak para pengusaha batu bara untuk mempercepat kontrak dengan pembeli di luar Bengkulu.

"Kami akan coba mengusulkan agar proses pemuatan batu bara di perairan sekitar Pulau Tikus diperpanjang hingga akhir 2012," katanya.

Ketua Dewan APBB Sutarman mengatakan, pihaknya juga meminta penundaan pemberlakuan penggunaan BBM nonsubsidi bagi perusahaan perkebunan dan pertambangan.

"Ini terkait biaya angkut di tingkat perusahaan belum disepakati, sedangkan harga batu bara di pasaran internasional turun, dengan demikian Pemprov Bengkulu diharapkan dapat mempertimbangkan usulan tersebut," ujarnya.

Asisten II Setwilda Provinsi Bengkulu HM Nasyasha menambahkan, kebijakan Gubernur Bengkulu tentang bongkar muat batu bara di Pulau Tikus sudah baku dan perusahaan disarankan melakukan kegiatan di pelabuhan Pulau Baai.

"Bila perusahaan masih bertele-tele dan tidak mengindahkan aturan tersebut, Pemprov Bengkulu akan mengambil langkah hukum, karena itu pengusaha diingatkan untuk tidak menawar lagi," katanya.

Terkait penerapan BBM nonsubsidi bagi angkutan perkebunan dan pertambangan, ia mengatakan kebijakan itu sudah diterapkan secara nasional, Bengkulu mestinya diberlakukan awal September 2012, tetapi karena ada gejolak kecil para sopir, akhirnya ditunda sambil menunggu petunjuk pusat.

"Sekarang petunjuk pelaksanaan dari pusat sudah diterima Dinas Energi Sumber Daya Mineral Bengkulu dan akan segera diberlakukan," ujarnya. (jk)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat