Pengusaha Keberatan UMP DKI 2013 Rp 2,7 Juta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tuntutan dari para buruh yang tergabung dalam Forum Buruh DKI yang meminta Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2013 sebesar Rp 2.799.067 dinilai tidak masuk akal oleh Dewan Pengupahan DKI dari unsur pengusaha.

Menurut anggota Dewan Pengupahan dari unsur pengusaha, Sarman Simanjorang, jika melihat pertumbuhan ekonomi Jakarta saat ini, maka pihaknya menilai UMP DKI 2013 yang cukup masuk akal adalah Rp 1.978.879 atau 100 persen dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Tuntutan buruh yang meminta UMP DKI 2013 sebesar 141 persen dari KHL dinilai memberatkan pengusaha.

"Bolanya ada di gubernur, apakah terlalu rendah atau terlalu tinggi (nilai UMP). Ini demi kepentingan pengusaha dan buruh," ujar Sarman, Selasa (13/11/2012).

Sarman pun menyatakan rapat penetapan UMP kemarin tidak sah karena perwakilan dari serikat buruh tidak hadir. Menurutnya agenda tadi hanya diskusi saja dan meminta agar penetapan UMP DKI sesuai peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengupahan DKI, Dwi Untoro, membenarkan hingga malam tadi belum ada keputusan mengenai besaran UMP DKI 2013 karena unsur buruh tidak hadir. Menurutnya rapat penetapan UMP akan dilanjutkan esok hari.

"Apindo minta UMP DKI 2013 itu dari 100 persen KHL untuk UMP 2013. Saat mau penetapan UMP, pertama pihak Apindo yang tidak hadir. Kemudian Apindo ada, dari buruh yang tidak hadir," pungkasnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.