Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahyono menginginkan pemerintah segera menentukan sikap perihal kenaikan harga bahan bakar minyak. "Pemerintah harus segera memutuskan berapa harga kenaikan BBM kalau memang jadi naik," kata Ambar dalam diskusi di Epiwalk, Jakarta, Kamis, 16 Mei 2013.

Menurut Ambar, keputusan dari pemerintah harus dilakukan secepatnya supaya pihaknya dapat segera menghitung biaya produksi. Namun ia mengatakan bahwa BBM memang harus naik karena harga BBM di Indonesia terlalu murah. "Memang sudah saatnya naik," ujarnya.

Lebih lanjut Ambar mengatakan bahwa kenaikan BBM pasti akan berpengaruh terhadap ongkos produksi. Namun ia belum bisa melakukan hitung-hitungan jika pemerintah belum berkeputusan.

Sepanjang 2012, total nilai ekspor produk furnitur meningkat 0,84 persen dibandingkan periode sama tahun lalu dari US$ 1,76 miliar menjadi US$ 1,78 miliar. Data Asmindo menyebutkan, pada awal 2013, penjualan meningkat sebesar 3,99 persen dari periode yang sama pada tahun 2012 dari US$ 156 juta menjadi US$ 162 juta. Target Asmindo, hingga akhir tahun 2013, ekspor akan meningkat sebesar 8 persen.

TIKA PRIMANDARI

Topik Terhangat:

PKS Vs KPK| E-KTP |Vitalia Sesha |Ahmad Fathanah |Perbudakan Buruh

BISNIS TErpopuler

Pegawai Pajak Tertangkap Lagi, Ini Jawaban Dirjen

Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak

Harga Properti Kelas Menengah Melambung

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...