Pengusaha RI bahas kemitraan bisnis di Sarajevo Business Forum 2022

Pengusaha Indonesia yang juga Presiden Direktur 4848 Group Dadan Irawan Sarpingi akan menjadi pembicara di Sarajevo Business Forum (SBF) pada 11-12 Mei mendatang yang membahas soal kemitraan bisnis pemerintah dan swasta dalam upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi dari pandemi COVID-19.

Dadan Irawan Sarpingi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin menyebutkan bahwa pola kemitraan bisnis pemerintah-swasta atau Public Private Partnership (PPP) menjadi satu solusi untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

"Melalui PPP akan terjadi kerja sama dan kolaborasi dalam menarik investasi sekaligus menciptakan lapangan kerja," kata Dadan Irawan Sarpingi yang duduk sebagai pengurus Ikatan Alumni Lemhanas ini.

SBF pada tahun ini diselenggarakan kembali oleh Bosna Bank International bekerjasama dengan Islamic Development Bank, Dubai Islamic Bank dan Abu Dhabi Islamic Bank di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina, setelah dua tahun vakum akibat pandemi.

CEO Bosna Bank International Emina Sisic mengajak para pengusaha RI memanfaatkan SBF 2022 sebagai peluang untuk meningkatkan kerja sama dengan mitra usaha dari Bosnia-Herzegovina maupun negara lainnya.

"Kami memahami pentingnya para pengusaha Bosnia-Herzegovina dan Indonesia untuk dapat mempromosikan proyek-proyek investasi dan peluang bisnis kepada investor luar negeri," ujarnya.

Pada SBF 2022 akan dihadiri para pengusaha dan investor internasional dari Uni Eropa, Balkan, Turki, Asia, negara-negara Teluk di Timur Tengah dan juga pengusaha lokal Bosnia-Herzegovina.

Kegiatan ini sekaligus juga menjadi ajang bagi peserta untuk melakukan pertemuan bisnis, kerja sama patungan (joint ventures) maupun kerja sama bisnis lainnya.

Sarajevo Business Forum pertama kali diselenggarakan pada tahun 2010 dan merupakan kegiatan tahunan dalam bidang bisnis dan investasi terpenting di Eropa Timur dan kawasan Balkan.

Dalam SBF ke-11 kali ini akan hadir delegasi dari 33 negara untuk mempresentasikan proyek-proyek investasi di sejumlah sektor yaitu manufaktur, pertanian, energi, pendidikan, keuangan, infrastruktur, konstruksi, jasa dan pariwisata.

Dalam forum tersebut, Dadan Irawan Sarpingi juga akan membahas perjalanan usaha 4848 Group yang dipimpinnya mencakup jasa transportasi dan kargo, sistem informasi untuk bandara dan penerbangan, properti, perjalanan haji, layanan konsultasi bisnis, pengerukan dan reklamasi, dan perawatan mesin pesawat. Sejumlah perusahaan multinasional dari AS, Belanda, Jerman dan Uni Emirat Arab juga menggunakan jasa konsultasi bisnis 4848 Group.

Baca juga: Dadan Irawan bawa 4848 Group ke mancanegara
Baca juga: Pemilik 4848 Group ungkap keberhasilan bisnis keluarga di London

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel