Penindakan Rokok Ilegal di Bandung Terus Meningkat dalam 3 Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandung (KBCB), Dwiyono Widodo mengatakan, selama kuartal I-2022 pihaknya sudah melakukan 3.000 penindakan untuk mengamankan 6 juta batang rokok ilegal di wilayah Bandung.

Penindakan di tahun 2022 meningkat tajam dibandingkan pada tahun sebelumnya yang hanya 5 juta batang rokok dalam kurun waktu satu tahun. Artinya penyebaran rokok ilegal di wilayah Bandung sudah marak terjadi dan banyak pelaku penyebarannya dan juga dikarenakan adanya peningkatan tarif pada cukai rokok.

"Di kita (KBCB) tiga tahun meningkat hasil penindakan kita berkaitan barang rokok ilegal jadi ini keprihatinan kita ini jumlahnya makin lama makin naik ini juga karena ada peningkatan (rokok ilegal) pada tarif cukai rokok," ujar Dwiyono, saat Press Tour, Bandung, Kamis (11/8).

Dwiyono mengungkapkan pada tahun 2021 hanya 1.900 penindakan dengan jumlah 5 juta batang rokok ilegal. Namun pada tahun 2022 baru memasuki kuartal I sudah menembus angka di 6 juta batang rokok ilegal.

Dia menjelaskan penyebaran rokok ilegal melalui jasa ekspedisi seperti JNE, J&T dan lain sebagainya. "Jadi ada ngirim 1 slop dan 2 slop ini jadi keprihatinan kita karena semua titik pendistribusian sudah dimasukin mereka," ujarnya.

Dwiyono mengaku untuk melakukan penindakan tersebut, pihaknya melakukan koordinasi dengan perusahaan jasa ekspedisi guna menghentikan penyebaran rokok ilegal dan sudah mengantongi data yang sering melakukan pengiriman rokok ilegal.

"Kalau ada mereka (pengirim rokok ilegal) yang kirim kasih tahu ke bea cukai ini akan ditindak," tambahnya. [azz]