Peningkatan arus balik belum terjadi di Terminal Kalideres

Kepala Terminal Kalideres Jakarta, Revi Zulkarnain, mengatakan belum terjadi peningkatan arus balik penumpang dengan masih terdapat masyarakat yang kembali ke kampung halaman dengan bus H+1 Idul Fitri.

"Pada hari ini, setelah Lebaran memang situasinya masih sepi. Penumpang yang berangkat masih ada khususnya untuk tujuan Padang, Palembang, Lampung dan Jawa Tengah," ujar Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain ketika ditemui di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Rabu.

Menurut data pengelola Terminal Kalideres sampai dengan 3 Mei 2022, total terdapat 14.719 penumpang yang telah berangkat dari terminal tersebut menggunakan 1.242 unit bus sejak 25 April 2022.

Sementara penumpang yang telah tiba di Terminal Kalideres sebanyak 1.321 orang dengan 1.426 kendaraan bus dalam periode yang sama.

Baca juga: Menko PMK: Pelabuhan Panjang akan dijadikan pelabuhan alternatif

Baca juga: Arus balik di Bandara Minangkabau mulai meningkat

Rincian kedatangan pada Selasa kemarin (3/5) atau hari kedua Lebaran terdapat 213 penumpang yang tiba menggunakan 86 kendaraan bus.

Dia mengatakan bahwa arus balik penumpang bus di Kalideres diperkirakan akan mulai mengalami peningkatan pada Sabtu pekan ini hingga Senin pekan depan.

"Jumat mungkin sudah mulai kelihatan, tapi paling banyak diperkirakan penumpang tiba mulai Sabtu, Ahad dan Senin," kata Revi.

Terminal Kalideres di Jakarta Barat kebanyakan memberangkatkan dan menerima kedatangan bus dengan tujuan Sumatera yaitu Lampung, Palembang, Padang, Medan, Bengkulu, Aceh, Pekanbaru.

Terdapat pula bus tujuan Jawa yang menuju Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan bus tujuan Bali serta Nusa Tenggara Barat.*

Baca juga: Arus balik di Pelabuhan Tanjung Pandan mulai terjadi hari ini

Baca juga: H+1 Lebaran, 32.894 pemudik tiba di Stasiun Gambir & Pasar Senen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel