Penjelasan Erick Thohir soal Harga BBM Malaysia Lebih Murah dari Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi penjelasan terkait perbandingan harga BBM di sejumlah negara yang diketahui lebih murah dari Indonesia, meski harga minyak dunia masih tinggi. Adapun, Malaysia merupakan salah satu negara yang menetapkan harga BBM lebih murah dari Indonesia.

Erick menilai perbandingan harga BBM antar-negara tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi saja. Erick mengatakan status sebagai negara produsen BBM tentu akan berbeda dengan negara yang hanya mengimpor BBM dalam penentuan harga jual kepada masyarakat.

"Nah ini kadang-kadang persepsi dari masyarakat dibanding-bandingkan, kenapa negara ini lebih murah, karena masih menghasilkan, mayoritas gitu, kalau kita sudah impor," kata Erick di Jakarta, Kamis (8/9).

Erick melanjutkan, Indonesia sejak sembilan tahun lalu sudah bukan lagi menjadi anggota negara pengekspor minyak atau OPEC. Alhasil, Indonesia masuk dalam kategori dengan yang mengimpor BBM sejak 2003.

Meski begitu, pihaknya memastikan pengurangan subsidi BBM akan diimbangi oleh perusahaan dengan menyesuaikan besaran gaji untuk para pekerja. Dia menilai penyesuaian gaji merupakan hal yang lumrah tatkala terjadi pengalihan subsidi BBM.

Lebih Murah dari Indonesia, Segini Harga BBM di Malaysia

Sebelumnya, Bahan Bakar Minyak di Indonesia dan Malaysia menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Tak heran harga yang diberikan oleh pemerintah Malaysia jauh lebih murah dibandingkan dengan Indonesia.

Dikutip dari globalpetrolprices, untuk jenis BBM RON 95 Malaysia sebesar USD0,456 atau setara Rp 6.810, sedangkan jenis BBM paling murah di Indonesia yakni Rp 10.000 itu pun untuk pertalite atau RON 90.

Namun demikian dikutip dari Loanstreet Malaysia, untuk harga BBM jenis RON 95 dibanderol dengan harga RM 2.05 atau setara Rp 6.795, sedangkan harga Ron 97 RM 4.30 atau Rp 14.253. Kemudian untuk jenis Diesel RM 2.15 atau Rp 7.126.

Sementara untuk harga jenis BBM Indonesia yakni Ron 90 atau Pertalite dibanderol Rp 10.000, Ron 92 atau Pertamax Rp 14.500, solar Rp 6.800, Ron 98 atau pertamax turbo Rp 15.900 hingga Rp 15.250 per liter, pertamina dex Rp 17.400-Rp 18.100 dan dexlite Rp 17.100-Rp 17.450 per liter. [idr]