Penjelasan Marshanda saat 'Menghilang', Ternyata Dipaksa Nginap di RSJ

Fimela.com, Jakarta Beberapa pekan lalu Marshanda menjadi buah bibir di media sosial saat dirinya dinyatakan 'hilang' di Amerika Serikat. Kejadian tersebut menjadi berita nasional dan membuat resah keluarga terdekat.

Setelah beberapa lama berselang, Marshanda akhirnya bicara tentang kejadian tersebut. Ia mengungkap kronologi dirinya akhirnya masuk Rumah Sakit Jiwa dan harus menginap di sana selama beberapa hari.

Marshanda menjelaskan jika saat itu dirinya sedang ingin menikmati waktunya di Los Angeles seorang diri. Karena tak ingin diganggu ia meninggalkan ponselnya di hotel.

"Gue main ke pantai. Gue tinggalin semua HP gue di penginapan karena gue nggak mau ada yang tau gue di mana," tutur Marshanda dalam video yang diunggah di kanal YouTubenya (4/8/2022).

BACA JUGA

Pulang dari Amerika, Marshanda Diingatkan untuk Lebih Bijak Bersosmed

Sempat Dikabarkan Hilang, Potret Terbaru Marshanda di Amerika, Happy Banget

Buat Teman Panik

Potret terbaru Marshanda setelah sempat dikabarkan hilang. (Sumber: Instagram/marshanda99)
Potret terbaru Marshanda setelah sempat dikabarkan hilang. (Sumber: Instagram/marshanda99)

Karena tak ada kabar di awal dan tak kunjung kembali, Sheila Salsabila yang mengaku sebagai teman Marshanda panik. Ia berusaha menghubungi Marshanda ke ponselnya tapi tak bisa. Ia kemudian berinisiatif menelpon 911.

Setibanya di penginapan Marshanda kaget karena tiba-tiba ada ambulans di sana. Ia mengaku hanya ke pantai selama 2 jam tanpa ponsel.

"Dateng lah ambulans. Dan ambulans itu yang nelfon Sheila atau David . Gue bingung, 'Ngapain lu jemput gue'?. Ada juga 911 yang ujung-ujungnya Rumah Sakit Jiwa (RSJ)," kisah Marshanda.

 

Ditahan di RSJ

<p>Marshanda (Instagram/marshanda99)</p>

Marshanda (Instagram/marshanda99)

Marshanda kecewa karena ia harus dipaksa ke Rumah Sakit Jiwa. Di sana ia ditahan untuk menginap selama seminggu lebih. Selama itu komunikasinya dengan dunia luar dibatasi, termasuk dengan keluarga sendiri.

"Mereka (Sheila sama David) nggak bermaksud sampai gue dibawa ke rumah sakit jiwa. Mereka (RSJ) menahan gue di sana dari tanggal 27 Juni sampai 11 Juli. Even nyokap ama adik gue nelpon cuma dua kali," lanjutnya.

Marshanda juga kecewa lantaran Sheila dan David tak meminta maaf padanya usai kejadian itu. Bahkan mereka tak membantu tagihan RSJ yang dibebankan pada Chacha sekitar 300 juta rupiah.

"Sheila ama David nggak minta maaf. Terus gue ditagih 20 ribu USD (sekitar Rp300 juta) lebih. Sheila ama David nggak mau bertanggung jawab juga dengan itu," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel