Penjelasan MMKSI soal racikan suspensi baru Xpander

·Bacaan 2 menit

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tidak sekedar mengubah tampilan New Xpander menjadi lebih segar, melainkan turut mengubah suspensi untuk mengoptimalkan kenyamanan penumpang.

Meski memiliki postur yang jangkung dengan jarak terdekat ke tanah (ground clereance) mencapai 220 mm dari sebelumnya 205mm, mobil itu tetap nyaman dikendarai berkat ubahan suspensi belakang.

Rear shock-absorber Xpander memakai jenis yang dengan Pajero Sport di mana diameternya lebih besar dari ukuran untuk versi Xpander sebelum facelift. MMKSI juga menyetel ulang shock-absorber itu agar pas digunakan pada Xpander.

​​Baca juga: Mitsubishi boyong jajaran kendaraan baru di GIIAS Surabaya 2021

"Perubahan suspensi dilihat dari ukuran shock absorber belakang yang lebih tinggi, diambil dari Pajero Sport. Lainnya, high performance bar yang ada di Xpander dan Xpander Cross menggunakan desain mobil Eropa. Perubahan itu menghasilkan driving yang lebih nyaman, stabil di jalan yang kurang halus dan kasar, sesuai dengan kondisi di Indonesia," kata Eichiro Hamazaki, Director of Aftersales Division MMKSI kepada wartawan beberapa waktu lalu, dikutip Senin.

Aksi Legenda Paris Dakar Hiroshi Masuoka Dengan New Xpander (ANTARA/HO)
Aksi Legenda Paris Dakar Hiroshi Masuoka Dengan New Xpander (ANTARA/HO)

Pereli Mitsubishi Motors sekaligus Legenda Paris Dakar, Hiroshi Masuoka, yang menjajal New Xpander menjelaskan kombinasi shock absorber belakang yang lebih besar dan ground clereance tinggi membuat mobil itu lebih nyaman dan aman melintasi berbagai medan jalan.

"Dengan diameter shock absorber belakang yang lebih besar, mobil ini memberikan kenyamanan berkendara dengan suspension stroke yang cukup untuk melaju sangat stabil," kata Hiroshi Masuoka.

Selain suspensi, Hamazaki menjelaskan bahwa Xpander terbaru kini menggunakan transmisi baru. Transmisi New CVT memberikan rasa berkendara yang lebih nyaman dan efisien berkat keseimbangan antara akselerasi maksimal dan tajam layaknya transmisi AT 8 percepatan, efisiensi bahan bakar, kerapatan serta perpindahan gigi yang halus.

Transmisi itu dipadukan mesin 1.5L MIVEC DOHC 16 Valve dengan spesifikasi Euro 4 yang menghasilkan output maksimum 105 PS pada 6,000 RPM, torsi 141 Nm pada 4.000 RPM.

"Ada perubahan suspensi dan transmisi. Perubahan itu didasarkan pada kebutuhan dan saran konsumen. Tujuannya untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik dan nyaman, serta efisiensi tinggi," kata dia.

Mesin Xpander juga telah memakai Exhaust Gas Recirculation (EGR) yang mampu mengurangi emisi gas buang serta menambah efisiensi bahan bakar.

Baca juga: Tips modifikasi tampilan Xpander tanpa gugurkan garansi

Baca juga: Dua komponen rem yang perlu diperhatikan saat musim hujan

Baca juga: MMKSI turunkan Triton Rescue di lokasi tanggap bencana Semeru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel