Penjelasan soal Viral WNA China Pakai Seragam Militer di PLTU Nagan Raya

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah video yang memperlihatkan warga negara asing (WNA) asal China memakai seragam militer di kawasan PLTU 3 dan 4 di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, viral di media sosial.

Kepala Imigrasi Kelas II Meulaboh, Azhar, membenarkan bahwa video itu direkam di lokasi PLTU Nagan Raya. Dia menyebut, WNA China yang memakai seragam militer itu merupakan pekerja di sana.

"Itu bukan seragam militer, melainkan pakaian kerja untuk buruh kasar yang dipakai oleh pekerja tersebut," kata Azhar dikonfirmasi, Senin (18/4) malam.

Dia menjelaskan, banyak pekerja asal China di PLTU 3 dan 4 Nagan Raya sudah mengantongi izin kerja lengkap. Mereka pun sudah lama bekerja di sana.

"Tidak ada (pekerja) baru, melainkan yang sudah lama semua dan memilik izin," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Inf Toni Setyo Wibowo, mengatakan pekerja China yang memakai seragam militer tersebut hanya iseng. Dia memastikan bahwa pria tersebut bukan tentara.

Menurut Toni, pekerja asal China ini saat itu tengah bertugas di pintu penjagaan PLTU, membantu petugas yang terkendala bahasa lantaran di lokasi PLTU banyak pekerja asal China.

"Dia cuma diminta untuk bantu di pintu keluar masuk PLTU, karena penjaga terkendala bahasa. Tapi, tindakan iseng memakai seragam militer dan merekam lalu menyebarkan di media sosial tentu tidak baik," ujarnya. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel