Penjualan Apartemen Diproyeksi Kinclong Kuartal II 2021, Ada Tapinya

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 2 menit

VIVAIndustri properti khususnya hunian vertikal diperkirakan penjualannya akan kinclong tahun ini. Indikator ke arah tersebut sebenarnya sudah mulai Potensi tersebut telahtampak sejak kuartal IV 2020, lonjakan pencarian iklan jual apartemen di Jakarta pada e-Commerce properti salah satunya di Lamudi sebesar 15 persen.

Director Research Consultancy Savills Indonesia, Anton Sitorus mengungkapkan, bisnis properti khususnya di segmen apartemen masih menjanjikan, hal ini dikarenakan model hunian vertikal memang sangat dibutuhkan terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta.

Apartemen menurutnya, sangat cocok dipilih oleh masyarakat Jakarta sebagai hunian, karena ketersediaan rumah tapak juga semakin menipis.

Baca juga: Survei: Internet RI Lambat Tapi Konsumenya Paling Getol Belanja Online

"Tidak hanya itu, apartemen juga bisa menjadi pilihan untuk para eksekutif muda yang ingin memiliki hunian dekat tempat bekerja, sebab banyak apartemen yang dibangun berdekatan dengan area perkantoran,” kata Anton dikutip dari keterangannya, Minggu 28 Februari 2021.

Anton menjelaskan, bisnis jual beli apartemen di dalam negeri diperkirakan akan mulai bergeliat pada kuartal II-2021. Namun dengan catatan, Pemerintah dapat menekan angka penyebaran COVID-19.

“Penanganan COVID-19 ini sangatlah penting, karena dengan begitu akan menimbulkan rasa confidence dari masyarakat jika ingin membeli properti,” kata Anton.

Sementara menurut General Manager SQ Rés Kundarso, memilih tinggal di apartemen merupakan solusi tepat bagi masyarakat di kota besar agar terhindar dari kemacetan. Para pengembang apartemen pun terus berinovasi untuk bisa memenuhi kebutuhan pembeli.

Dia menjelaskan, apartemen jadi solusi tinggal di ibu kota karena banyak yang dibangun dengan konsep mixed-use. Sehingga memungkinkan untuk para penghuni menuju kantor atau tempat perbelanjaan tanpa menggunakan kendaraan.

“Makanya tak heran tinggal di apartemen sangat cocok untuk masyarakat urban yang menuntut hidup praktis,” kata Kundarso.

Lebih lanjut dia menjabarkan, Apartemen SQ Rés misalnya, lokasinya yang berada di Jalan RA Kartini, Cilandak Barat, TB Simatupang, Jakarta Selatan tersebut, memudahkan penghuninya untuk melakukan menjalani aktivitasnya di perkotaan.

Karena berada di koridor pusat bisnis TB Simatupang, Apartemen SQ Rés berada di lokasi yang sangat premium. Apalagi kawasan ini juga dekat dengan pusat gaya hidup yang sudah berkembang pesat, seperti di area Pondok Indah.

SQ Rés dibangun sebanyak 2 tower dengan ketinggian mencapai 21 lantai. Dari dua tower tersebut, pihak pengembang menyediakan sebanyak 700 unit apartemen dengan tipe unit yang beragam.

Mulai dari studio (30 sqm), 1BR (36 sqm & 45 sqm), 1+1BR (60 sqm), 2BR (86sqm & 93 sqm), dual key (117 sqm). Harga satu unit apartemen SQ Rés sendiri dijual mulai dari Rp1,1 miliar.