Penjualan Properti Cerah, Kinerja Lippo Karawaci Diprediksi Tumbuh

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Perusahan properti PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) diperkirakan membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada 2021 dengan perkiraan total pendapatan Rp 13,88 triliun dan laba bersih Rp 1,01 triliun.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia Yasmin Soulisa mengatakan bahwa raihan top line atau pendapatan Lippo Karawaci memenuhi ekspektasi pasar dengan dukungan peningkatan penjualan dan penyewaan properti.

"Melonjaknya laba operasional 72,7 persen YoY (year on year) menjadi Rp 509 miliar pada kuartal pertama tahun 2021 melampaui ekspektasi kami," paparnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (22/6/2021).

Pada kuartal pertama 2021, Lippo Karawaci berhasil membukukan pendapatan Rp 3,41 triliun, naik 9,89 persen YoY dibandingkan kuartal pertama tahun 2020 senilai Rp 3,10 triliun.

Hal ini didukung oleh serah terima unit apartemen Embarcadero Bintaro, Orange County Cikarang, Hillcrest dan Fairview Towers Lippo Village. Lippo Karawaci juga berhasil membukukan laba Rp 255,85 miliar pada kuartal pertama tahun 2021.

Sementara itu, marketing sales Lippo Karawaci mencapai Rp 1,31 triliun pada kuartal I 2021 atau tumbuh 85,8 persen YoY.

Menurut Yasmin Soulisa, marketing sales Lippo Karawaci akan kembali menanjak dengan dorongan tiga faktor utama, yakni peluncuran fase 2 Cendana Parc dan tambahan klaster residensial di Lippo Village, klaster di Waterfront Estates Lippo Cikarang, serta unit siap pakai dari proyek-proyek apartemen yang sedang berjalan.

Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan BUY terhadap saham LPKR dengan target Rp 250, yang menghitung valuasi PER 12,9 kali dan PBV 0,6 kali.

Lippo Karawaci Bukukan Laba 256 Miliar di Kuartal I 2021

Sebuah maket perumahan di tampilkan di pameran properti di Jakarta, Kamis (8/9). Sepanjang semester I-2016, pertumbuhan KPR mencapai 8,0%, sehingga diperkirakan pertumbuhan KPR hingga semester I-2017 menjadi 11,7%. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Sebuah maket perumahan di tampilkan di pameran properti di Jakarta, Kamis (8/9). Sepanjang semester I-2016, pertumbuhan KPR mencapai 8,0%, sehingga diperkirakan pertumbuhan KPR hingga semester I-2017 menjadi 11,7%. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan pertumbuhan pendapatan 9,9 persen menjadi Rp 3,41 triliun pada kuartal I 2021. Sedangkan untuk EBITDA tumbuh 31 persen menjadi Rp 924 miliar dan laba bersih meningkat menjadi Rp 256 miliar.

CEO Lippo Karawaci John Riady mengatakan, bisnis properti perseroan terus menunjukkan perbaikan, terutama dalam hal pra-penjualan, yang mana pra-penjualan kuartal pertama 2021 tumbuh sebesar 86 persen (YoY) menjadi Rp1,31 triliun. Sedangkan bisnis rumah sakit terus menunjukkan sinyal positif seiring dengan meningkatnya vaksinasi.

"Secara grup, kami terus mendukung upaya pemerintah untuk upaya vaksinasi melalui fasilitas mal dan rumah sakit kami. Sampai sekarang, sekitar 150 ribu warga Indonesia telah divaksin melalui fasilitas yang kami sediakan.” jelas dia dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6/2021).

Pendapatan dari bisnis Real Estate Development tumbuh 23 persen (YoY) menjadi Rp 837 miliar dari Rp 678 miliar pada tahun sebelumnya, yang didukung oleh penyelesaian pembangunan apartemen yang diikuti dengan serah terima unit di proyek Embarcadero di Bintaro, proyek Orange County di Cikarang serta proyek Hillcrest dan Fairview Tower di Lippo Village.

Pra penjualan pada kuartal pertama 2021 Lippo Karawaci juga tumbuh 86 persen YoY dan merepresentasikan 37 persen dari target pra penjualan 2021 yang sebesar Rp 3,5 triliun.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

vidio:Keuntungan Beli Rumah Pakai Agen Properti

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel