Penjualan Terjun Bebas, Ford Kembali Harus Tutup Pabriknya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ford Motor Co telah resmi mengumumkan akan menutup tiga pabriknya di Brasil tahun ini. Pabrikan asal Amerika Serikat ini, akan menanggung biaya sebelum pajak sekitar US$4,1 miliar karena keputusan tersebut.

Melansir Reuters, produksi akan segera dihentikan di pabrik Ford di Camacari dan Taubate. Namun, untuk pembuatan suku cadangnya sendiri akan berlanjut selama beberapa bulan untuk mendukung layanan purna jual.

Sementara itu, pabrik Troller di Belo Horizonte, akan terus beroperasi hingga kuartal keempat.

Salah seorang pejabat Ford mengatakan, tindakan ini adalah bagian dari restrukturisasi global sebesar.

Penutupan pabrik Ford ini, akan berdampak kepada sekitar 5.000 karyawan, yang sebagian besar di Brasil. Dijelaskan Juru Bicara Ford, T.R. Reid saat konferensi pers dengan wartawan.

Pensiunkan EcoSport

Sebagai informasi, penjualan kendaraan di Brasil sendiri turun 26 persen tahun lalu, dan diperkirakan tidak akan pulih ke level 2019 hingga 2023 dengan penekanan pada penjualan penjualan armada yang kurang menguntungkan.

"Kami tahu ini sangat sulit, tetapi perlu tindakan untuk menciptakan bisnis yang sehat dan berkelanjutan," ujar Chief Executive Ford, Jim Farley dalam sebuat penyataan.

"Kami beralih ke model bisnis yang ramping dan ringan dengan menghentikan produksi di Brasil," tegasnya.

Dengan ditutupnya pabrik ini, Ford akan mengakhiri penjualan EcoSport, Ka, dan T4 setelah persedian terjual habis. Sedangkan Ford akan mempertahankan pabrik di Argentina dan di Uruguay.

Infografis Yuk Kenali Perbedaan Vaksin, Vaksinasi dan Imunisasi Cegah Covid-19

Infografis Yuk Kenali Perbedaan Vaksin, Vaksinasi dan Imunisasi Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Yuk Kenali Perbedaan Vaksin, Vaksinasi dan Imunisasi Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: