Penodong Imam Masjid Depok Alami Gangguan Jiwa Usai Kuliah dari Jepang

Bayu Nugraha, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 2 menit

VIVA – I alias A, pemuda 22 tahun yang diamankan polisi lantaran diduga sebagai pelaku penodongan terhadap seorang Imam Masjid Al Mujahiddin, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, akhirnya diamankan polisi.

Ia diangkut petugas di kediamannya, tak jauh dari lokasi kejadian pada Kamis 28 Januari 2021. Lalu, apa motif di balik aksi nekat pemuda tersebut. Menurut pengakuan keluarga, I alias A mengalami gangguan kejiwaan sejak pulang dari Jepang.

“Memang itu putra saya, dia sedikit ada gangguan di jiwanya sudah hampir 1 tahun saya perhatiin. Cuman karena posisi saya lengah kemarin malam dia keluar,” kata N ayah pelaku, Jumat 29 Januari 2021.

Ia mengungkapkan, perilaku aneh anaknya itu terjadi sejak Februari tahun lalu. “Semenjak dia balik kuliah dari Jepang,” katanya.

Ya, belakangan diketahui rupanya I alias A adalah pemuda berprestasi. Itu terbukti meski bukan dari kalangan berada, nyatanya ia dapat menempuh pendidikan di Jepang.

“Di Jepang kuliah sudah empat tahun jurusan multimedia. Satu-dua-tiga tahun dia masih stabil. Beranjak tahun empat dia bicaranya mulai berbeda, kayak semacam ilmu-ilmu enggak jelas, bisa mengendalikan segala macam,” jelas N.

Hingga saat ini, N mengaku belum tahu persis dari mana ilmu yang dipelajari sang anak hingga akhirnya bertingkah aneh. “Masih menelusuri, sudah 1 tahun ini,” ucapnya.

Dirinya pun mengaku jika pisau yang dibawa saat kejadian adalah miliknya. “Betul itu alat dapur. Ada di rumah memang betul itu alat dapur saya, keluarga,” katanya.

N menegaskan, dirinya tak tahu persoalan apa yang sedang dihadapi anaknya hingga berbuat nekat seperti itu.

“Saya bilang soalnya satu sampai tiga tahun itu dia masih posisi stabil, kita enggak tahu persis karena enggak bisa dibilang antara Jepang sama Indonesia kan kita enggak selalu mantau seperti apa,” ujarnya.

Untuk diketahui, seorang imam masjid bernama H. Muhammad Prinadi (55 tahun), ditodong menggunakan pisau saat sedang menjalankan salat sunah di masjid sekira pukul 04:00 WIB, kemarin.

Beruntung, nyawa Prinadi selamat lantaran pelaku pergi begitu saja dan hanya meninggalkan pisau yang dibawanya di area masjid. Guna penyelidikan lebih lanjut kasusnya ditangani Polsek Cimanggis.

Baca juga: Polisi Ciduk Pemuda yang Todong Imam Masjid Depok