Penonton dukung perjuangan voli putri Papua melalui layar raksasa

·Bacaan 1 menit

Puluhan penonton mendukung perjuangan tim bola voli putri tuan rumah dalam perebutan medali perunggu melalui layar televisi raksasa yang disiapkan panitia di luar arena GOR Koya Koso, Kota Jayapura, Senin sore WIT.

“Di dalam sudah penuh, jadi kami tidak bisa masuk. Tidak apa-apa meski menonton dari luar,” ujar salah seorang penonton, Ren, ditemui di sela menyaksikan pertandingan di luar arena.

Tim voli putri Papua tampil di perebutan tempat ketiga menghadapi DKI Jakarta pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Ren dan beberapa penonton lainnya mengaku bangga bisa melihat tim putri Papua tampil dan berjuang hingga bersaing dengan tim-tim dari Pulau Jawa yang atletnya dihuni pemain-pemain berkualitas.

“Ini bukti bahwa voli Papua dan atlet-atletnya bisa bersaing. Torang Bisa,” ucap dia bersemangat.

Hal sama dikatakan Jack, yang juga tak bisa masuk lantaran penonton di dalam sudah penuh.

“Sebenarnya ingin masuk. Tapi tidak apa-apa, bisa melihat dari televisi di depan,” katanya.

Di dalam GOR, panitia memang membatasi jumlah penonton karena aturan penerapan protokol kesehatan ketat. Selain jaga jarak tempat duduk, penonton yang hadir wajib memakai masker dan sudah mendapat vaksin dua kali.

Pemasangan televisi raksasa di luar GOR baru ada pada partai perebutan tempat ketiga yang digelar hari ini.

Selain tim voli putri Papua melawan DKI Jakarta, perebutan medali perunggu juga akan mempertemukan Jawa Tengah melawan Papua Barat di sektor putra.

Sedangkan, partai final akan dilangsungkan pada Selasa, 12 Oktober 2021, yang mempertandingkan Jawa Barat menghadapi Jawa Tengah di sektor putri.

Kemudian, di sektor putra akan saling berebut medali emas antara Jawa Barat melawan DKI Jakarta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel