Pensiun dari Bulutangkis, Greysia Polii Ingin Fokus ke Keluarga

Bola.com, Jakarta - Greysia Polii menjadikan keluarga sebagai prioritas setelah pensiun dari bulutangkis. Greysia ingin membayar waktu yang terbuang bersama keluarga, ketika masih aktif menjadi atlet bulutangkis.

Greysia Polii mengonfirmasi gantung raket dari bulutangkis pada Jumat (3/6/2022). Keputusan itu menandai berakhirnya karier sebagai atlet profesional yang sudah berjalan selama 19 tahun.

"Prioritas saya adalah keluarga. Otomatis saya ingin memiliki waktu bersama keluarga. Dan yang lain-lain dari itu akan didiskusikan lagi," kata Greysia Polii.

Selain itu, Greysia Polii akan coba menjadi penguasaha untuk mengembangkan bisnisnya. Meski begitu, wanita berusia 34 tahun itu masih akan tetap berkecimbung di dunia bulutangkis.

"Saya sekarang ada bisnis yang saya bangun. Saya juga jadi ketua atlet dari BWF. PBSI juga sudah bilang untuk jangan tinggalkan pelatnas gitu aja. Semoga dengan waktu saya dan hidup saya, saya bisa kasih itu semua," ucap Greysia Polii.

Belum Tahu

Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melakukan selebrasi saat melawan wakil Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, pada laga final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Minggu (19/1). Greysia/Apriyani menang 18-21, 21-11, dan 23-21. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melakukan selebrasi saat melawan wakil Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, pada laga final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Minggu (19/1). Greysia/Apriyani menang 18-21, 21-11, dan 23-21. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Greysia Polii menjamin masih akan berkontribusi di dunia bulutangkis meski sudah gantung raket. Namun, Polii belum tahu kontribusinya nanti bakal dalam bentuk peran apa.

"Sekitar tahun lalu, ketika kami berdiskusi empat mata dengan pak Alex, PBSI, juga menyampaikan kemungkinan untuk menjadi apa saja deh. Sekarang belum clear," kata Greysia Polii.

"Saya juga hidup ada prioritas. Jadi, saya bilang kepada pelatih, PBSI, dan pak Alex, hati saya berhenti sebagai atlet, akan tetapi kontribusi untuk bulutangkis akan selalu ada. Nanti apanya kita bicarakan lagi," ujar atlet berusia 34 tahun itu.

Tergantung Restu Suami

Greysia Polii dan Suami. (Instagram/@felixdjimin)
Greysia Polii dan Suami. (Instagram/@felixdjimin)

Greysia Polii juga mengaku, segalanya nanti akan tergantung dari restu sang suami, Felix Djamin. Menurut Greysia, sebagai seorang istri dirinya membutuhkan izin dari sang suami untuk segala kegiatan yang dilakukan.

"Di sini ada suami saya. Saya perlu izin dari dia. Suami saya suportif, support penuh," ucap Greysia Polii.

"Saya tahu saya adalah milik dia. Dia juga tahu saya milik dunia bulutangkis. Jadi, kami akan bicarakan lebih lanjut nanti," jelas Greysia.

Berkaca-kaca

<p>Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)</p>

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)

Greysia Polii tak kuasa menahan kesedihan saat mengungkapkan keputusan pensiun. Dengan mata berkaca-kaca, Greysia mengakui keputusan itu diambil setelah merasa cukup meraih pencapaian di dunia bulutangkis.

"Yang pertama saya ingin ucapkan adalah rasa syukur atas segala hal yang sudah terjadi sampai sekarang. Saat para atlet memberikan yang terbaik bagi Indonesia, PBSI dan pihak lainnya akan memberikan apresiasi terhadap atlet yang akan berhenti sebagai seorang pemain," kata Greysia.

"Tak ada kata lain selain rasa syukur kepada Tuhan. Saya ingin berterima kasih kepada PBSI yang sudah 19 tahun menjadi rumah rasa sebagai atlet," tegas atlet 34 tahun itu.

Daftar Prestasi Greysia Polii

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu merebut medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. (AFP/Alexander Nemenov)
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu merebut medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. (AFP/Alexander Nemenov)
  • Juara Philippines Open 2006 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Indonesia Grand Prix Gold 2010 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Chinese Taipei Open 2011 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Thailand Open 2013 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Swiss Open 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Chinese Taipei Open 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Medali emas Asian Games 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Chinese Taipei Open 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Korea Open 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Indonesian Masters 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Singapore Open 2016 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara French Open 2017 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2017 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara India Open 2018 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2018 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara India Open 2019 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Indonesia Masters 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Spain Masters 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Medali emas SEA Games 2019 bersama Apriyani Rahayu

  • Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel