Penting! Inilah Pengertian Tenor dan Jenisnya yang Perlu Anda Ketahui

·Bacaan 8 menit
Penting! Inilah Pengertian Tenor dan Jenisnya yang Perlu Anda Ketahui
Penting! Inilah Pengertian Tenor dan Jenisnya yang Perlu Anda Ketahui

RumahCom - Kredit adalah salah satu hal yang cukup umum untuk dilakukan oleh setiap orang. Hampir seluruh transaksi yang ada saat ini bisa dilakukan secara kredit dengan persyaratan yang minim dan mudah untuk dilengkapi. Membeli sesuatu secara kredit memang bisa mempermudah siapa saja akan tetapi sangat berbahaya apabila Anda tidak mengetahui apa saja istilah yang terdapat di dalam proses kredit. Salah satu istilah yang cukup sering ditemui dalam perkreditan adalah tenor. Tenor adalah hal yang harus pertama kali Anda ketahui sebelum memutuskan mengambil kredit apapun.

Kredit memang bisa memberikan solusi yang baik, terutama jika Anda sedang tidak memiliki uang cash dan terdapat sesuatu yang sangat urgent di depan mata. Anda juga bisa melakukan investasi jangka panjang dengan menggunakan kredit, salah satunya adalah kredit rumah. Supaya Anda bisa melakukan kredit dengan baik dan aman, maka sebaiknya Anda terlebih dahulu untuk mengetahui pengertian dan jenis dari tenor. Untuk membantu Anda, artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Tenor adalah Waktu Pinjaman dalam Kredit

  2. 2 Kategori Tenor Berdasarkan Waktu

    1. Tenor Panjang

    2. Tenor Pendek

  3. Memahami Tenor dalam KPR

  4. Jenis-Jenis Tenor dalam Perkreditan

    1. KPR

    2. KTA

    3. Kredit dengan Agunan

  5. Tips Menentukan Tenor Pinjaman dalam Proses KPR

Pilih KPR atau KTA?
Pilih KPR atau KTA?

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Pilih KPR atau KTA?

1. Tenor adalah Waktu Pinjaman dalam Kredit

Pinjaman kredit yang terlalu banyak akan membuat cash flow Anda menjadi berantakan. (Foto: Pexels - Karolina Grabowska)
Pinjaman kredit yang terlalu banyak akan membuat cash flow Anda menjadi berantakan. (Foto: Pexels - Karolina Grabowska)

Pinjaman kredit yang terlalu banyak akan membuat cash flow Anda menjadi berantakan. (Foto: Pexels - Karolina Grabowska)

Ketika Anda sudah memasuki usia dewasa dan mulai bekerja maka otomatis Anda akan mendapatkan penghasilan secara teratur yang bisa digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan untuk hidup. Belajar untuk mengatur keuangan sangat perlu untuk dilakukan supaya penghasilan yang sudah Anda dapatkan tidak cepat habis dan terbuang secara sia-sia.

Meskipun penghasilan Anda memiliki jumlah yang mencukupi, namun terkadang terdapat beberapa hal yang mendesak dan tidak dapat ditunda lagi. Atau jika Anda ingin membeli sebuah rumah, maka dibutuhkanlah sebuah kredit atau pinjaman. Dalam perkreditan terdapat sebuah istilah yang akan sering Anda dengar, yakni tenor. Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan tenor itu? Tenor adalah sebuah jangka waktu dari pinjaman kredit yang Anda lakukan yang dimana Anda harus membayarkan sesuai dengan jangka waktu yang sudah disebutkan dan disetujui bersama.

Apabila Anda melakukan kredit atau pinjaman dalam jumlah yang besar dan kemampuan Anda untuk membayar pinjaman tersebut tidak banyak maka Anda bisa mengambil tenor atau waktu pembayaran yang lebih panjang lagi. Sedangkan sebaliknya, apabila jumlah kredit yang dilakukan kecil maka tenor bisa dipersingkat supaya Anda bisa melunasinya dengan lebih cepat.

Oleh karena itulah, Anda harus memastikan kemampuan Anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengambil cicilan atau kredit sehingga tidak akan membebani Anda dengan nilai kredit yang besar dan tenor pinjaman yang terlalu panjang. Karena kredit yang macet akan membuat Anda sulit untuk melakukan transaksi lainnya di kemudian hari.

Baca Juga: Pengertian Kredit Macet dan Cara Mengatasinya

2. 2 Kategori Tenor Berdasarkan Waktu

Membeli rumah biasanya mempunyai tenor yang panjang. (Foto: Pexels - Pixabay)
Membeli rumah biasanya mempunyai tenor yang panjang. (Foto: Pexels - Pixabay)

Membeli rumah biasanya mempunyai tenor yang panjang. (Foto: Pexels - Pixabay)

Untuk mempermudah Anda dalam melakukan kredit seperti membeli kendaraan bermotor atau rumah, kreditur atau bank akan memberikan beberapa opsi tenor berbeda yang bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan membayar Dana Pertama atau DP dan cicilan setiap bulannya. Untuk hal inilah, tenor dibagi menjadi dua berdasarkan waktu seperti yang ada di bawah ini:

1. Tenor Panjang

Pilihan tenor berdasarkan waktu yang pertama adalah tenor panjang. Sesuai dengan namanya, tenor ini memiliki waktu pengembalian yang panjang yakni mulai dari 3 hingga 30 tahun lamanya. Salah satu transaksi yang menawarkan tenor dalam waktu yang lama atau panjang adalah ketika Anda ingin membeli sebuah kendaraan bermotor, baik itu roda empat atau roda dua dan saat Anda hendak mengambil KPR untuk membeli sebuah rumah.

Tidak semua orang bisa mendapatkan tenor dalam jangka waktu yang panjang karena bank atau kreditur tidak mau mengambil resiko yang tinggi dengan memberikan pinjaman kepada orang yang tidak memiliki penghasilan secara tetap setiap bulannya. Kredit dengan tenor panjang juga biasanya memiliki persyaratan yang lebih ketat dan jaminan yang lebih tinggi lagi untuk memastikan bahwa debitur mampu untuk melakukan pembayaran.

2. Tenor Pendek

Jenis tenor yang lainnya adalah tenor dalam waktu yang pendek. Jenis tenor ini biasanya memiliki waktu pengembalian yang jauh lebih singkat dengan waktu mulai dari 1 bulan hingga maksimal selama 3 tahun. Transaksi yang menawarkan tenor pendek adalah transaksi yang tidak mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak seperti pada saat Anda hendak membeli elektronik ataupun untuk kebutuhan mendadak lainnya.

Terdapat beberapa bank yang menawarkan untuk merubah jumlah kredit yang Anda miliki untuk menjadi sebuah cicilan dalam waktu tenor yang pendek untuk membantu Anda dalam melunasi seluruh kredit yang dimiliki.

Tip Rumah

Usahakan untuk memberikan DP yang lebih besar supaya cicilan Anda tidak terlalu besar dan membebani Anda setiap bulannya.

3. Memahami Tenor dalam KPR

Ada banyak perhitungan yang harus Anda perhatikan ketika hendak membeli rumah. (Foto: Pexels - Skitterphoto)
Ada banyak perhitungan yang harus Anda perhatikan ketika hendak membeli rumah. (Foto: Pexels - Skitterphoto)

Ada banyak perhitungan yang harus Anda perhatikan ketika hendak membeli rumah. (Foto: Pexels - Skitterphoto)

Bisa membeli rumah tinggal sendiri adalah impian bagi setiap orang. Ada banyak sekali cara untuk mewujudkannya, salah satunya adalah bekerja dan berusaha semaksimal mungkin supaya Anda bisa menabung dan menyiapkan biaya untuk membeli rumah impian tersebut. Harga dari rumah tentu tidaklah murah, meskipun demikian, siapa saja memiliki kesempatan yang sama untuk bisa membeli rumah impiannya tersebut dengan menggunakan Kredit Pemilikan Rumah atau disingkat menjadi KPR.

Dalam mencicil rumah, Anda harus menyesuaikan besaran cicilan setiap bulannya dengan tenor atau waktu dari pelunasan cicilan tersebut. Apabila Anda memutuskan untuk membeli rumah dengan menggunakan KPR dan tenor waktu yang panjang yakni di atas 20 tahun maka Anda bisa menikmati keuntungan seperti uang muka yang jauh lebih kecil. Uang muka yang kecil tidak akan terlalu membebani Anda untuk bisa mewujudkan rumah impian tanpa harus menabung dan mengumpulkan DP dalam waktu yang lebih lama.

Sedangkan apabila Anda memilih untuk mengambil KPR dengan tenor yang pendek di bawah 20 tahun maka Anda harus membayar DP pembelian rumah dalam jumlah yang lebih besar lagi untuk menghindari jumlah tenor yang menjadi terlalu besar setiap bulannya. Anda juga akan dihadapkan dengan beban bunga dalam jumlah yang lebih kecil sehingga cicilan yang harus Anda bayarkan tidak menjadi terlalu besar.

4. Jenis-Jenis Tenor dalam Perkreditan

Sisihkan pendapatan Anda untuk berinvestasi dan jangan sepenuhnya dipakai untuk membayar cicilan. (Foto: Pexels - Pixabay)
Sisihkan pendapatan Anda untuk berinvestasi dan jangan sepenuhnya dipakai untuk membayar cicilan. (Foto: Pexels - Pixabay)

Sisihkan pendapatan Anda untuk berinvestasi dan jangan sepenuhnya dipakai untuk membayar cicilan. (Foto: Pexels - Pixabay)


1. KPR

KPR atau disebut juga sebagai Kredit Pemilikan Rumah adalah sebuah kredit yang digunakan untuk membeli hunian impian Anda yakni sebuah rumah. Dalam prakteknya, bank biasanya akan menetapkan dua buah suku bunga berbeda dalam KPR, yakni:

  • Suku bunga tetap atau Fixed Rate yang berarti tingkat bunga cicilan selama Anda mengambil tenor tidak akan mengalami perubahan. Bunga tetap atau fixed rate ini akan sangat menguntungkan pembeli karena tingkat bunga yang tidak akan mengalami perubahan selama masa cicilan.

  • Suku bunga mengambang atau Floating Rate adalah tingkat bunga cicilan yang terus mengalami perubahan dan penyesuaian sesuai dengan kondisi tingkat bunga kredit yang ada dan berlaku di pasar.

2. KTA

Salah satu solusi kredit yang ada dan cukup populer saat ini adalah Kredit Tanpa Agunan atau disingkat menjadi KTA. Kredit Tanpa Agunan ini sangat disukai karena persyaratannya yang cukup sederhana yakni tanpa adanya jaminan yang diminta dari pihak debitur. Meskipun demikian, biasanya bunga yang diberikannya akan lebih tinggi sehingga cicilan yang harus Anda bayarkan akan menjadi lebih besar. Sebagai contoh, Bank Standard Chartered menawarkan KTA atau pinjaman tanpa jaminan dengan bunga mulai dari 0.65 persen setiap bulannya dengan tenor mulai dari 12 bulan hingga 5 tahun lamanya.

3. Kredit dengan Agunan

Apabila Anda tidak tertarik dan takut untuk mengambil KTA yang mempunyai bunga tinggi maka Anda bisa mencoba Kredit dengan Agunan atau biasa disebut sebagai Kredit Multiguna yang membutuhkan jaminan. Sebagai contoh, Maybank menawarkan produk Kredit dengan agunan yang membutuhkan Anda untuk menjaminkan properti seperti rumah, ruko dan apartemen.

Kredit ini menawarkan pinjaman hingga sebesar Rp100.000.000 dan tenor waktu pinjaman hingga selama 5 tahun. Bunga yang ditawarkannya juga bersifat fix sebesar 11.25% sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan cicilan dalam jumlah yang terlalu besar.

5. Tips Menentukan Tenor Pinjaman dalam Proses KPR

Hindari untuk memaksakan mengambil kredit hanya untuk masalah gengsi semata. (Foto: Pexels - Andrea Piacquadio)
Hindari untuk memaksakan mengambil kredit hanya untuk masalah gengsi semata. (Foto: Pexels - Andrea Piacquadio)

Hindari untuk memaksakan mengambil kredit hanya untuk masalah gengsi semata. (Foto: Pexels - Andrea Piacquadio)

Membeli rumah dengan menggunakan KPR adalah salah satu komitmen yang harus Anda jaga dan jalani dengan baik. Oleh karena itulah, sangat penting untuk menentukan tenor pinjaman dalam proses KPR yang akan Anda lakukan. Di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa Anda coba ikuti sebelum memutuskan untuk mengambil KPR dan membeli rumah impian Anda:

  • Carilah rumah dengan harga yang masih terjangkau dan tidak terlalu tinggi. Memaksakan untuk membeli rumah dengan harga yang mahal tentu akan membuat cicilan Anda menjadi semakin besar dan Anda akan lebih terbebani setiap saat.

  • Hitung kemampuan Anda membayar cicilan setiap bulan dan jangan memaksakan untuk memilih cicilan dengan jumlah yang lebih besar karena Anda masih membutuhkan berbagai pengeluaran lainnya seperti kebutuhan rumah tangga Anda.

  • Memang betul tenor pinjaman yang panjang membuat Anda bisa lebih bernapas lega dan tidak terlalu terbebani dalam cicilan, tetapi Anda juga harus mempertimbangkan resiko apabila Anda harus berhenti bekerja karena satu dan lain hal.

KPR merupakan pembiayaan umum dan utama yang sering digunakan dalam proses membeli rumah idaman. Anda sedang cari rumah dengan KPR terjangkau? Berikut pilihan rumah harga di bawah Rp400 jutaan di Bekasi.

Itulah pembahasan mengenai pengertian tenor dan jenisnya dalam pinjaman dan proses KPR. Jangan pernah terburu-buru untuk mengambil KPR dan menentukan tenor sebelum Anda menghitung kemampuan Anda dalam membayar cicilan tersebut.

Kenali apa saja keunggulan dan syarat mudah pengajuan KPR melalui video yang menarik dan inspiratif berikut ini!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di DaftarProperti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya