Pentingnya Gelar China Open Yuki/Sayaka untuk Ganda Putri Jepang

Donny Adhiyasa

VIVA – Duet Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota boleh berbangga hati menapaki podium tertinggi ajang bergengsi Fuzhou China Open 2019. Hasil ini berhasil dikemas ganda putri ranking 3 dunia tersebut usai menekuk pasangan Korea Selatan, Shin Seung Chan/Lee So Hee dengan dua game langsung, 21-17 dan 21-15, Minggu 10 November 2019.

Dalam tempo 49 menit, duo peraih gelar juara Asia 2018 itu tak kenal ampun menghujani Lee/Shin dengan permainan impresif dan taktis.

Kepercayaan diri tinggi juga tampakya jadi salah satu faktor penting Yuki/Sayaka tak terkena sindrom “gagal dua game final” yang pernah dua kali mereka alami pada All England Open dan Korea Open 2018.

Performa apik yang ditampilkan Yuki/Sayaka tentunya menjadi sebuah angin segar bagi skuat bulutangkis Negeri Sakura. Armada Jepang pun kembali menancapkan taringnya di pentas BWF World Tour di tahun 2019 ini.

Praktis, ini menjadi gelar penawar dahaga raihan gelar ganda putri Jepang yang sudah cukup lama tak naik podium tertinggi. Tercatat, sudah lebih dari 3 bulan tak lagi menjuarai gelar BWF World Tour berlevel antara Super 300 hingga Super 1000.

Adapun Yuki/Sayaka memang ganda putri Jepang terakhir yang bisa juara gelar di atas Super 100, yakni dalam gelaran Indonesia Open Super 1000 pada pertengahan Juli lalu. Hal ini jadi ironi, karena pada 2018 lalu ganda putri Jepang sangat mendominasi pengumpulan gelar ajang BWF World Tour dengan 16 trofi juara.

Selain itu, gelar Yuki/Sayaka di arena Haixia Olympic Sports Center kali ini merupakan gelar pertamanya bisa juara saat tampil di negara China. Selamat Yuki/Sayaka!