Pentolan Bobotoh Desak Manajemen Persib Duduk Bareng usai Remis Tiga Kali Beruntun

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Salah satu pentolan Bobotoh, Asep Ucok meminta manajemen Persib Bandung untuk segera duduk bersama dengan staf pelatih mekukan evaluasi permainan tim setelah melewati lima pertandingan di BRI Liga 1 2021/2022.

Dari lima pertandingan itu, Persib Bandung hanya menang dua kali saat lawan Barito Putera (1-0) dan Persita Tangerang (2-1), sedang tiga laga lainnya hanya berakhir imbang yakni lawan Bali United (2-2), Borneo FC (0-0), dan lawan Persikabo 1973 (0-0).

Asep Ucok menilai kebersamaan di dalam tim berkurang dan kerjasama tim pun seperti tidak ada, sehingga itu mempengaruhi saat tim bertanding.

"Mungkin karena selama 1,5 tahun tidak berkompetisi, tetapi semua tim Liga 1 juga merasakan hal yang sama, hanya saja Persib terlihat kerjasama timnya tidak ada dan tidak percaya diri," jelas Asep Ucok saat ditemui Bola.com, Selasa (29/9/2021) di Bandung.

Maka itu sambung mantan pengurus Viking ini, Persib harus segera melakukan evaluasi demi kebaikan Persib ke depan. "Tetapi tidak perlu melepas pelatih Robert karena kompetisi masih panjang, cuma harus ada ketegasan dari manajemen Persib Bandung, apalagi tiga pertandingan hasilnya imbang," tutur Asep Ucok.

Tidak Ada Lagi Ciri Khas

Memasuki paruh kedua, Persib berhasil membalikkan keadaan melalui gol cepat Beckham Putra pada menit ke-46. Memanfaatkan kesalahan koordinasi antara Wawan Hendrawan dan Haudi Abdillah, Beckham mencuri bola lalu melepaskan tembakan mendatar ke gawang Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Memasuki paruh kedua, Persib berhasil membalikkan keadaan melalui gol cepat Beckham Putra pada menit ke-46. Memanfaatkan kesalahan koordinasi antara Wawan Hendrawan dan Haudi Abdillah, Beckham mencuri bola lalu melepaskan tembakan mendatar ke gawang Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bahkan, dari lima pertandingan yang sudah dijalani Persib lanjut Asep Ucok terlihat di tubuh Persib tidak ada jendral lapangan sebagai pengatur serangan.

"Kebersamaan dan kekompakan tim di lapangannya pun terlihat tidak ada. Kemudian ciri khas main bola Persib dari kaki ke kaki juga sudah tidak ada. Ini masukan saya sebagai Bobotoh karena saya cinta Persib, tidak ada maksud lain," tegas Asep Ucok.

Pria yang akrab disapa Ucok ini berharap saat lawan PSM Makassar nanti bisa diakhiri dengan raihan tiga poin setelah tiga kali berturut-turut hasilnya imbang.

"Saya berharap Persib menang lawan PSM nanti. Itu akan mengobati kekecewaan Bobotoh setelah tiga kali imbang. Apalagi melihat pemain-pemain Persib yang berkualtas dan pelatih yang berpengalaman tinggi," ucapnya mengakhiri.

Soal Pengadangan Bus Persib

Suporter Persib Bandung, Bobotoh, memberi dukungan saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Suporter Persib Bandung, Bobotoh, memberi dukungan saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Asep Ucok menilai wajar jika sebagian bobotoh menyuarakan kekecewaannya karena Persib hanya bermain imbang dalam tiga pertandingan secara berturut-turut.

"Kalau Bobotoh sejati wajar kecewa karena memang Persib hanya bermain imbang dalam tiga pertandingan berturut-turut. Jadi itu wajar untuk motivasi dan pelecut untuk pemain," jelas Asep Ucok saat ditemui Bola.com, Rabu (29/9/2021) di Bandung.

Namun, sayangnya lanjut mantan pengurus Viking ini aksi kekecewaan bobotoh itu dikemas dengan bahasa yang tidak pantas. "Memang itu karena karakter garis keras ya, tapi saya menyayangkan kalau sampai ada pelemparan flare ke ke bawah bis rombongan tim," ucap Asep Ucok.

Disinggung aksi pengadangan bus rombogan tim Persib di jembatan Pasopati Bandung, menurut Asep Ucok juga hal yang wajar dan normal. Hal itu lanjut dia merupakan bentuk sambutan dengan penuh emosi," ujarnya.

Posisi Persib saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel