Penuh Haru, Begini Ungkapan Keluarga Ridwan Kamil Usai Jasad Eril Ditemukan

Merdeka.com - Merdeka.com - Jasad Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab disapa Eril akhirnya ditemukan. Anak Ridwan Kamil itu terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss, Kamis (26/5) lalu.

Elpi Nazmuzzaman, selaku perwakilan pihak keluarga mengatakan pihaknya telah secara resmi menerima jasad Eril dari Kepolisian Bern.

"Selaku keluarga akan menerima Eril untuk kemudian kami akan menyempurnakan hak Eril selaku muslim," kata Elpi saat jumpa pers, Kamis (9/6).

Elpi menambahkan belum bisa memastikan waktu ketibaan jasad Eril ke pangkuan Ibu Pertiwi.

"Untuk waktu, kami belum bisa memastikan pasti kapan tiba di Indonesia," katanya.

Berikut pernyataan lengkap keluarga Eril, anak Ridwan Kamil:

Saya mewakili atas nama Bapak Ridwan Kamil dan keluarga besar. Pada hari senin tanggal 6 kami telah menyerahkan urusan pencarian untuk dikoordinasi penuh ke KBRI.

Pada hari ini alhamdullilah pihak KBRI menyampaikan info bahwa upaya pencarian telah bertemu pada takdir yang diharapkan yaitu semoga pertemuan Eril dalam keadaan yang Allah ridoi.

Selaku keluarga akan menerima Eril untuk kemudian kami akan menyempurnakan hak Eril selaku muslim.

Apabila dia wafat maka hendaklah diantarkan, disucikan, dikafankan, disalatkan dan diantarkan untuk dimakamkan sesuai syariat Islam dengan tetap menjaga kehormatan kondisinya.

Untuk waktu, kami belum bisa memastikan pasti kapan tiba di Indonesia. Tetapi, pada dasarnya kami akan lakukan secepatnya sejauh yang memungkinkan tergantung kondisi situasi sumber daya yang mendukung harapan kami bisa tiba di Indonesia Sabtu atau hari Ahad.

Kami ucapkan terima kasih banyak Kepolisian Bern, Kepolisian Maritim Bern, pemerintah Kota Bern, pemerintah Swiss juga kepada KBRI yang tidak henti melaksanakan fungsi perlindungan kepada WNI, bahkan yang kami rasakan tidak sekedar menjalankan fungsinya, lebih dari itu jika kami merasa sendirian sehingga negara hadir melindungi WNI dimanapun.

Mengucapkan terima kasih yang tidak bisa sebutkan satu-satu, rekan sejawat, yang ada di Eropa, Jerman. Terima kasih Kemenlu atas arahannya sehingga kami sampai ke momen ini. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel