Penuhi Panggilan Polisi, Rizky Billar dan Lesti Kejora Siap Kembalikan Uang DNA Pro

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora akhirnya memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Keduanya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan investasi bodong DNA Pro Rabu (20/4).

Berdasarkan pantauan merdeka.com, Rizky Billar dan Lesti Kejora datang sekitar pukul 14.35 WIB di lobby gedung Bareskrim Polri. Keduanya tiba memakai mobil Alphard putih L 35 LAR.

Tak banyak kata yang disampaikan pasangan ini ketika dicecar awak media terkait kasus DNA Pro. Rizky Billar hanya mengatakan jika kehadirannya kali ini untuk mengembalikan uang diterimanya dari DNA Pro.

"Ya Harus dong, apa yang bukan milik kita. Uang tersebut uang hasil (penipuan)," singkat Rizky saat ditanya awak media.

Rizky Billar dan Lesti Kejora menyebut jika uang tersebut telah disiapkan. Namun keduanya tak terlihat membawa koper atau uang yang disebut akan dikembalikan.

"Saya bawa badan, (uang koper) iya ada-ada," ucap Rizky Billar dan Lesti Kejora seraya berjalan memasuki gedung Bareskrim Polri.

Sederet Publik Figur Diperiksa Polisi

Untuk diketahui jika pemanggilan Rizky Billar dan Lesti Kejora berkaitan pemeriksaan termasuk soal penerimaan uang sekoper dari salah satu petinggi DNA Pro yang diduga didapat dari hasil kejahatan. Diketahui jika uang sekoper itu diberikan sebagai hadiah atas kelahiran sang Baby L, dari seorang pria bernama Steven Richard yang merupakan co-founder DNA Pro Akademi.

Di balik itu, Rizky Billar mengungkapkan hubungan yang sebenarnya dengan bos DNA Pro tersebut. Rupanya keduanya memang tidak dekat dan sebatas kenal. Bahkan Rizky Billar mengaku belum lama mengenal sosok tersebut atas perantara dari seorang partnernya.

"Saya baru kenal, justru saya dikenalin oleh salah satu teman saya, saya nggak sempat cek profilenya ini orang lah," kata Rizky Billar dilansir dari tayangan YouTube KH Infotainment pada Selasa (19/4).

Adapun sampai saat ini tercatat selain Rizky Billar dan Lesti Kejora, penyidik Bareskrim Polri juga sudah memeriksa Ivan Gunawan atas perannya sebagai brand ambassador DNA Pro.

Adapula untuk publik figur yang bakal diperiksa juga ada penyanyi Rossa, Marcello Tahitoe atau Ello, Virzha, DJ Una, Yosi personel Project pop hingga Billy Syahputra yang direncanakan bakal dipanggil sebagai saksi.

12 Tersangka

Dalam kasus ini, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menetapkan 12 tersangka dalam kasus investasi bodong robot trading platform DNA Pro.

Adapun ke-12 tersangka itu yakni, AB, ZII, JG, ST, FR, FE, AS, DV, RK, RS, RU dan YS. Sementara itu, enam orang diantaranya masih dalam buronan atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dalam kasus ini, Polri menyatakan bahwa total kerugian korban dalam kasus investasi bodong robot trading platform DNA Pro mencapai Rp97 miliar. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel