Penumpang Amerika Picu Kekacauan di Bandara Israel Karena Bawa Bahan Peledak

Merdeka.com - Merdeka.com - Satu keluarga Amerika memicu kekacauan di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, Israel setelah ketahuan membawa bahan peledak yang telah dijinakkan pada Kamis. Mereka kedapatan membawa alat peledak saat melalui pemeriksaan keamanan.

Turis Amerika ini menemukan bahan peledak tersebut saat berkunjung ke Dataran Tinggi Golan. Demikian disampaikan Otoritas Bandara Israel dalam sebuah pernyataan.

Saat tiba di bandara, penumpang Amerika ini memberitahukan kepada pihak keamanan bandara bahan peledak itu ada di bagasi. Pegawai bandara kemudian mengumumkan evakuasi.

Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan orang-orang panik, bersembunyi di belakang pilar, dan meringkuk di lantai.

Dikutip dari CNN, Minggu (1/5), sorang dilaporkan terluka dalam insiden tersebut karena berusaha lari ke conveyort belt di tengah kekacauan.

Para pelancong Amerika itu diinterogasi otoritas bandara tapi akhirnya diizinkan memasuki pesawat.

"Saat ini sedang dilakukan investigasi operasional terkait insiden itu," jelas otoritas bandara Israel.

"Korban luka dibawa ke rumah sakit," lanjutnya.

Bandara Internasional Ben Gurion sejak lama dikenal sebagai salah satu bandara paling aman di dunia karena pemeriksaan keamanannya yang berlapis-lapis. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel