Penumpang di Bandara Kualanamu capai 17.451 penumpang

Kegiatan arus mudik Lebaran 2022 di Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara pada H-5 Idul Fitri 1443 Hijriah atau Rabu (27/4) tercatat mencapai 17.451 orang.

"Jumlah 17.451 penumpang arus mudik lebaran tersebut antara lain mencakup kedatangan 10.100 orang dan keberangkatan 7.351 orang," kata Manajer of Branch Communication & Legal PT Angkasa Pura II Kualanamu Chandra Gumilar, Kamis.

Ia juga menyebutkan, dalam periode ini tercatat sebanyak 150 jumlah penerbangan yaitu 75 kedatangan dan 75 penerbangan.

"Sedangkan jumlah kargo 187.547 kilogram (kedatangan 124.610 kilogram dan berangkat 62.937 kilogram," ucapnya.

Chandra menjelaskan, lima top maskapai berdasarkan jumlah penerbangan yakni Wings Abadi (21 persen), Lion Mentari Airlines (20 persen), Batik Air (13 persen), Citilink Indonesia (12 persen), Super Air Jet (11 persen), dan lain-lain (23 persen).

Ia menambahkan, terdapat 14 penerbangan tak berjadwal, diantaranya sembilan penerbangan kargo.

Sebelumnya, kegiatan arus mudik Lebaran 2022 di Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara pada H-6 Idul Fitri 1443 H atau Selasa (26/4) tercatat mencapai 13.446 orang.

Jumlah 13.446 penumpang arus mudik Lebaran tersebut antara lain mencakup kedatangan 13.446 orang dan keberangkatan 5.307 orang.

Dalam periode ini tercatat sebanyak 126 jumlah penerbangan yaitu 62 kedatangan dan 64 pemberangkatan.

Sedangkan jumlah kargo 174.706 kilogram (kedatangan 117.669 kilogram dan berangkat 57.037 kilogram).

Lima top maskapai berdasarkan jumlah penerbangan yakni Lion Air (21 persen), Wings Air (19 persen), Batik Air (14 persen), Citilink (14 persen), Super Jet (13 persen) dan lain-lain (19 persen).

Terdapat delapan penerbangan kargo, dua penerbangan Carter dan dua penerbangan polisi yang melintasi Bandara Kualanamu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel