Penumpang feri Bardanandi-Siantan naik 80 persen sepanjang Lebaran

Jumlah penumpang feri penyeberangan Bardanadi-Siantan mengalami lonjakan atau naik yang cukup tinggi sekitar 80 persen selama Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah sejak H-2 hingga H+3 lebaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak Utin Srilena Candramidi di Pontianak, Kamis, mengatakan selama lebaran memang terjadi peningkatan jumlah penumpang yang signifikan terutama kendaraan roda empat maupun roda dua, yaitu sekitar 80 persen dari hari biasa.

Menurutnya, banyaknya kendaraan yang menggunakan feri penyeberangan Bardanadi - Siantan dikarenakan menghindari kemacetan yang sering terjadi di Jembatan Kapuas I maupun Jembatan Landak.

"Apalagi hari-hari besar seperti lebaran, tentunya banyak kendaraan yang melintasi Jembatan Kapuas I atau Jembatan Landak, baik dari arah kota maupun dari luar kota," ujarnya.

Dengan adanya lonjakan penumpang feri, pihaknya telah menyiagakan seluruh petugas, baik dari Dinas Perhubungan Kota Pontianak maupun pengelola kapal feri, PT Jembatan Nusantara.

"Petugas kami siagakan, baik petugas loket maupun petugas yang mengatur arus keluar-masuk kendaraan ke kapal feri," kata Utin.

Baca juga: Lantamal Pontianak sediakan vaksin bagi pemudik di Pelabuhan Dwikora

Baca juga: Pemkot Pontianak siap berikan kenyamanan rayakan Idul Fitri 1443 H

Ia mengimbau kepada masyarakat yang menggunakan feri penyeberangan untuk tertib mengantri. Pengendara atau pengemudi juga diminta merapikan kendaraan serta mengisi ruang-ruang yang kosong agar kendaraan-kendaraan di belakang bisa masuk.

"Kami mengimbau pengendara juga berhati-hati ketika naik dan turun kapal feri," ujarnya.

Sementara itu Ahmad Affandi, petugas loket feri penyeberangan mengatakan, sejak H+3 lebaran sudah terjadi lonjakan penumpang yang signifikan. Bahkan pada hari H dan tiga hari setelah lebaran, penumpang feri masih cukup tinggi sehingga membuat antrean yang cukup panjang.

"Penumpang feri didominasi oleh kendaraan roda empat," katanya.

Mengantisipasi lonjakan penumpang, seluruh petugas sudah disiagakan, mulai dari petugas loket tiket, petugas Dishub hingga awak kapal.

"Untuk jam operasional kita mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB," katanya.

Baca juga: Puncak mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak 29 April

Baca juga: Kampung Ramadhan Pontianak jadi tempat andalan ngabuburit

Baca juga: Feri penyeberangan Bardanadi-Siantan Kalbar mulai beroperasi kembali

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel