Penumpang Kereta Api pada November 2020 Naik 14,59 Persen

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang kereta api di Jawa dan Sumatera sepanjang November 2020 naik 14 persen jika dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya. Tercatat, pada November 2020 jumlah penumpang kereta di angka 13,7 juta orang sedangkan pada Oktober 2020 yang tercatat 11,4 juta orang.

"Kereta api menunjukkan tren yang meningkat di bulan November ini meningkat 14,59 persen dari 11 juta penumpang di September menjadi 13,72 juta orang di bulan November 2020,"," kata Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS, Setianto di Kantornya, Jakarta, Senin (4/1/2021).

Dia mengatakan, dari jumlah tersebut sebagian besar adalah penumpang Jabodetabek, yang merupakan penumpang pelaju (commuter) yaitu sebanyak sebanyak 11,6 juta orang atau 84,70 persen dari total penumpang kereta api.

Peningkatan jumlah penumpang terjadi di semua wilayah Jabodetabek, Jawa non Jabodetabek, dan Sumatera masing-masing naik 14,75 persen 15, 91 persen dan 17,75 persen.

Adapun penurunan jumlah penumpang terjadi di semua wilayah Jabodetabek dan Jawa non-Jabodetabek, masing-masing turun 12,13 persen dan 2,88 persen. Sebaliknya jumlah penumpang di wilayah Sumatera mengalami peningkatan sebesar 41,05 persen.

Sedangkan secara kumulatif jumlah penumpang kereta api selama Januari–November 2020 mencapai 172,6 juta orang atau turun 55,80 persen dibanding periode yang sama tahun 2019.

Di mana penurunan jumlah penumpang kereta api terjadi di semua wilayah Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan Sumatera masing- masing turun 53,36 persen, 64,62 persen, dan 66,39 persen.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Arus Balik, 16 Ribu Orang Kembali ke Jakarta Gunakan Kereta Api pada 3 Januari 2021

Calon penumpang kereta api jarak jauh berjalan di area Stasiun Senen Jakarta, Kamis (24/12/2020). Selain Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen menjadi salah satu stasiun yang mulai ramai didatangi calon penumpang kereta api jarak jauh pada masa libur Natal 2020. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Calon penumpang kereta api jarak jauh berjalan di area Stasiun Senen Jakarta, Kamis (24/12/2020). Selain Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen menjadi salah satu stasiun yang mulai ramai didatangi calon penumpang kereta api jarak jauh pada masa libur Natal 2020. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat arus balik angkutan Natal dan Tahun Baru mencapai 16 ribu penumpang pada Minggu 3 Januari 2021. Sementara untuk Senin 4 Januari 2020 tercatat sekitar 15 ribu lebih penumpang KA Jarak Jauh yang yang akan tiba di area Daop 1 Jakarta baik di Pasar Senen, Gambir, Stasiun Karawang, Cikampek, Bekasi dan Jatinegara, yang berasal dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta, Eko Purwanto mengatakan, dari angka tersebut, pada puncak arus balik Minggu 3 Januari terdapat 39 KA yang tiba di Daop 1 Jakarta, diantaranya 22 KA tiba di Stasiun Pasar Senen dan 17 KA di Stasiun Gambir. Sedangkan pada hari Senin 4 Januari terdapat 37 KA, diantaranya 21 KA tiba di Stasiun Pasar Senen dan 16 KA di Stasiun Gambir.

“PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh penumpang yang berangkat dan datang ke area Daop 1 Jakarta dalam kondisi sehat jika melihat berdasarkan berkas rapid Antigen dengan hasil negatif yang wajib dimiliki penumpang saat akan berangkat dari dan menuju area Daop 1 Jakarta dengan masa berlaku 3(tiga) hari,” kata Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta, Eko Purwanto mengatakan dalam keterangannya, Minggu (3/12/2020).

Selain itu kesehatan penumpang juga dipantau melalui pemeriksaan suhu tubuh sebelum berangkat dan disepanjang perjalanan KA secara berkala s.d tiba di Stasiun Akhir untuk memastikan seluruh penumpang memiliki suhu tubuh normal.

Hal tersebut merupakan SOP yang wajib dilakukan untuk keseluruhan pemberangkatan KA di seluruh stasiun keberangkatan kereta api.

Saksikan video pilihan berikut ini: