Penumpang Kereta pada Maret 2021 Naik 24 Persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah penumpang kereta di Jawa dan Sumatera sepanjang Maret 2021 mencapai 14,28 juta orang. Angka ini naik 24,44 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 11,48 juta orang.

"Jumlah penumpang kereta api di Jawa dan Sumatera yang berangkat pada Maret 2021 sebanyak 14,3 juta orang," kata Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam rilis BPS, di Kantornya Jakarta, Senin (3/5/2021).

Dia megatakan, dari jumlah tersebut sebagian besar adalah penumpang Jabodetabek, yang merupakan penumpang pelaju (commuter) yaitu sebanyak 12,0 juta orang atau 84,30 persen dari total penumpang kereta api.

Di mana peningkatan jumlah penumpang terjadi di semua wilayah Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan Sumatera masing-masing naik 22,92 persen, 36,93 persen, dan 12,89 persen.

Sementara secara kumulatif, jumlah penumpang kereta api selama Januari–Maret 2021 atau kuartal I-2021 mencapai 37,7 juta orang atau turun 58,08 persen dibanding periode yang sama tahun 2020.

Penurunan jumlah penumpang terjadi di semua wilayah Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan Sumatera masing-masing turun 54,88 persen, 71,73 persen, dan 53,11 persen.

Jumlah Angkutan Barang

Pekerja mengemas sepeda sebelum dikirim via jasa ekspedisi kereta api di Jalan Bungur Raya, Senen, Jakarta, Senin (3/5/2021). Salah satu perusahaan jasa ekspedisi ini mengaku peningkatan mulai terjadi pada Kamis pekan lalu dengan pengiriman tujuan Jawa dan Bali. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja mengemas sepeda sebelum dikirim via jasa ekspedisi kereta api di Jalan Bungur Raya, Senen, Jakarta, Senin (3/5/2021). Salah satu perusahaan jasa ekspedisi ini mengaku peningkatan mulai terjadi pada Kamis pekan lalu dengan pengiriman tujuan Jawa dan Bali. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Di sisi lain, BPS juga mencatat jumlah barang yang diangkut kereta api pada bulan Maret 2021 sebanyak 4,1 juta ton atau naik 15,71 persen dibanding bulan sebelumnya.

Sebagian besar barang yang diangkut tersebut tercatat di wilayah Sumatera sebanyak 3,2 juta ton atau 78,14 persen dari total barang yang diangkut dengan kereta api.

"Peningkatan jumlah barang terjadi di semua wilayah Jawa non-Jabodetabek dan Sumatera masing-masing 20,83 persen dan 14,35 persen," ucapnya.

Adapun selama periode Januari–Maret 2021 jumlah barang yang diangkut kereta api mencapai 11,7 juta ton atau turun 10,40 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. Penurunan terjadi di semua wilayah Jawa non-Jabodetabek dan Sumatera masing-masing turun 14,76 persen dan 9,07 persen.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: