Penurunan Kasus Covid-19 Belum Mampu Bawa Rupiah Menguat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Selasa pekan ini. Rupiah diproyeksi masih terus melemah seiring sentimen dari data ekonomi AS.

Mengutip Bloomberg, Selasa (14/9/2021), nilai tukar rupiah dibuka di angka 14.255 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.252 per dolar AS. Namun menjelang siang, rupiah kembali menguat ke 14.242 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, kurs rupiah bergerak di kisaran 14.242 per dolar AS hingga 14.260 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 1,37 persen.

"Nilai tukar rupiah masih berpotensi melemah karena pelaku pasar mengantisipasi rilis data inflasi AS malam ini," kata Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra seperti dikutip dari Antara.

Namun di sisi lain, lanjut Ariston, menguatnya indeks saham Asia pagi ini menunjukkan minat pasar terhadap risiko membesar dan hal itu bisa menahan pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

"Ditambah banyaknya wilayah yang sudah tidak lagi PPKM 4 di Tanah Air juga bisa membantu penguatan rupiah," kata Ariston.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sentiemen Kasus Covid-19

Karyawan menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Rabu (30/12/2020). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 80 poin atau 0,57 persen ke level Rp 14.050 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Karyawan menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Rabu (30/12/2020). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 80 poin atau 0,57 persen ke level Rp 14.050 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Jumlah kasus harian COVID-19 pada Senin (12/9) pukul 12.00 WIB bertambah 2.577 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,17 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 276 kasus sehingga totalnya mencapai 139.165 kasus. Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 12.474 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,93 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 99.696 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 73,31 juta orang dan vaksin dosis kedua 42,1 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi bergerak melemah ke kisaran 14.280 per dolar AS dengan potensi penguatan ke kisaran 14.250 per dolar AS.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel