Penurunan Kasus COVID-19 di India Bikin Ilmuwan Bingung, Ini Kata WHO

Dedy Priatmojo
·Bacaan 2 menit

VIVA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji India atas upayanya menahan penyebaran virus Corona di negaranya. Berdasarkan laporan WHO, India mampu menekan penambahan kasus sehingga jumlah kasus aktif di India turun drastis selama 3-4 bulan terakhir.

"Lebih dari tiga bulan kasus COVID-19 di India secara konsisten turun. Mengingat besarnya populasi, itu sesuatu yang membanggakan yang dilakukan pemerintah India, sangat membanggakan," kata Roderico Ofrin, perwakilan WHO di India, dilansir Hindustan Times, Jumat, 19 Februari 2021.

Ofrin angkat topi atas upaya pemerintah India mampu menurunkan kasus aktif COVID-19 secara drastis. Begitu juga kedisiplinan, ketekunan dan semangat pemerintahnya dalam melakukan kampanye vaksinasi, WHO sudah menyaksikan keberhasilannya.

"Sekitar 6 juta divaksinasi dalam 22 hari. Ini yang tercepat karena kami melihat tingkat vaksinasi terjadi," ujarnya.

Pada akhir pekan lalu, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India melaporkan penambahan 12.923 kasus COVID-19 baru dalam 24 jam terakhir. Ini membuat jumlah total menjadi 10.871.294 di India, dengan 155.360 kematian yang tercatat sejauh ini. Saat ini terdapat 142.562 kasus aktif.

India juga telah menginokulasi lebih dari 7 juta orang sejak program vaksinasi dimulai pada 16 Januari, dalam upaya vaksinasi terbesar di dunia untuk melawan COVID-19.

Seperti diketahui, India melaporkan penurunan kasus COVID-19 secara sangat drastis dalam beberapa waktu terakhir. Padahal September 2020 lalu, India melaporkan jumlah infeksi terbesar di dunia dengan hampir 100.000 kasus virus Corona baru setiap hari.

Banyak kasus harian ini membuat India menyalip Amerika Serikat sebagai negara dengan beban kasus COVID-19 tertinggi yang dilaporkan di dunia. Rumah sakit penuh. Ekonomi India menukik ke dalam resesi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun, empat bulan kemudian, jumlah laporan harian kasus Corona di India kurvanya menurun drastis. Akhir bulan lalu, pada 26 Januari, Kementerian Kesehatan India mengkonfirmasi rekor terendah sekitar 9.100 kasus harian baru di negara berpenduduk hampir 1,4 miliar orang itu.

Itu adalah jumlah harian kasus Corona terendah India dalam delapan bulan.

Para ilmuwan dibuat bingung dengan penurunan tingkat infeksi virus Corona secara drastis di India - terutama karena negara itu pernah berada pada satu titik di jalur korban terbesar di seluruh dunia.

Vaksin sejauh ini dikesampingkan sebagai faktor terjadinya penurunan kasus di India. Sebab, jumlah virus Corona India telah menurun secara drastis dan tiba-tiba bulan September dan Oktober, beberapa bulan sebelum vaksinasi dimulai.

Baca selengkapnya di tautan ini