Penusuk Polantas di Palembang Punya Riwayat Sakit Jiwa

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelaku penusukan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kota Besar Palembang, Bripka Ridho, yaitu MI, 34, disebut polisi pernah mengalami gangguan jiwa. Hal tersebut diketahui dari keterangan keluarga dan Rumah Sakit.

"Pelaku punya riwayat sakit jiwa," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakay Polri, Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Sabtu 5 Juni 2021.

Meski begitu, pihak kepolisian belum bisa memastikan kondisi kejiwaan MI saat ini. Apakah MI masih mengalami gangguan jiwa atau sudah sembuh. Kata Ramadhan, kejiwaan Mi masih diperiksa. Hasilnya nanti akan segera dibeberkan.

"Saat ini sedang diperiksa kejiwaannya," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan, Bripka R ditikam oleh seorang tidak dikenal saat bertugas di pos lalu lintas simpang empat Jalan Angkatan 66, Sekip Ujung Palembang, Jumat sore.

Akibat penikaman dengan sebilah pisau itu anggota Polantas yang mengalami luka tusuk di bagian leher itu bisa diselamatkan nyawanya setelah menjalani pengobatan tim medis RS Hermina dan RS Bhayangkara Palembang.

Sementara Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi keterangan terkait kejadian dan latar belakang pelaku berinisial MI yang menusuk Bripka Ridho Oktanaro.

"Pelaku sedang diamankan guna mengetahui kepastian motifnya, semua informasi akan didalami," ujarnya usai menjenguk korban.

Warga yang berada di lokasi saat peristiwa penusukan terjadi menuturkan jika pelaku MI sempat mengaku sebagai teroris, namun menurutnya pengakuan itu tidak bisa langsung dipercaya.

Pihaknya hanya bisa memastikan jika korban selamat meski mengalami luka pada bagian leher dan tangan akibat tusukan, juga karena sempat berduel dengan pelaku sebelum warga datang.

"Korban kondisinya stabil dan kita berharap agar bisa cepat sembuh," kata dia.

Baca juga: Penusuk Polantas di Palembang Mengaku Teroris, Ini Kata Polri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel