Penyakit Anak makin Kompleks, Orang Tua Diminta Perhatikan Gejala sebelum ke Dokter

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyakit yang menyerang anak-anak baru-baru ini makin kompleks dan bervariasi. Seperti, flu singapura hingga yang terbaru hepatitis akut.

Tak sedikit orang tua kebingungan untuk membawa anak ke dokter yang sesuai dengan gejala dan keluhannya. Dr. Benny H. Tumbelaka, Sp.OT, MHKes, MARS, selaku Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan meminta orang tua untuk memperhatikan gejala dan penanganan anak ketika sakit.

Misalnya diare, flu, sakit perut, ataupun masalah jantung, gejala pada anak dan dewasa berbeda serta penanganannya juga tak sama.

"Kami paham kekhawatiran orang tua dalam menghadapi anak yang sakit serta ingin memberikan perawatan yang terbaik dan tepat pada buah hati. Kami juga paham kompleksitas penyakit anak apabila tidak ditangani dengan tepat dan baik, dapat menimbulkan resiko yang tidak diinginkan," kataDr. Benny, Senin (11/7).

Contohnya, kata dia, seorang anak mengalami keluhan awal bengkak dan nyeri sendi tanpa ada riwayat cedera sebelumnya, setelah diperiksa secara mendalam oleh dokter spesialis anak, ternyata merupakan gejala dari gangguan imunologi anak. Alhasil dalam penanganannya dokter spesialis anak berkolaborasi dengan subspesialis Alergi & Imunologi Anak.

"Karena kebutuhan penanganan kasus anak yang kompleks dan terus berkembang, Pediatric Center Mayapada Hospital melakukan pendekatan multi-subspesialisasi untuk membantu para orang tua memenuhi kebutuhan penanganan anak yang spesifik. Saat ini kami memiliki 56 dokter anak, 34 di antaranya merupakan subspesialis khusus Anak," jelas dia. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel