Penyakit Sistitis Ancam Mereka yang Tak Bersihkan Kemaluan Usai Bercinta

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Agustina Rasyida

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Saat menikmati liburan, bukan berarti terbebas dari "ancaman" penyakit. Diantaranya adalah penyakit thrush dan infeksi kandung kemih (sistitis).

Thrush merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur (candida) yang berlebihan di area mulut, saluran pencernaan, dan area genital (kemaluan). Candida yang berlebihan akan meninggalkan bercak putih. Penyakit ini dapat dialami anak-anak bahkan orang dewasa.

Tiga dari empat perempuan menderita thrush di area genital. Kondisi tersebut jelas menimbulkan ketidaknyamanan dan 30 persen perempuan yang terkena thrush mengonsumsi antibiotik.

Thrush adalah bahasa ilmiah untuk menggambarkan pertumbuhan jamur yang berlebihan pada mulut bayi. Jamur ini disebut Candida, yang umumnya hidup normal di dalam. Hal tersebut dikarenakan jamur ini menyukai linkungan yang lembab dan hangat.

Jamur Candida yang tumbuh berlebihan menyebabkan mereka terlihat sebagai bercak putih. Penggunaan douches atau sabun mandi bubble dapat membuat vagina iritasi.

"Yogurt akan membantu dengan gejala thrush genital jika diaplikasikan secara langsung," ujar Dr. Sarah Gray, Assistant Professor, University of Northern British Columbia, Kanada, yang dikutip dari Female First.

Sarah memberikan caranya dengan merendam tampon (seperti pembalut) kecil ke dalam yoghurt alami hidup dan memasukkan selama 10 menit. Hal ini dapat mengurangi rasa gatal dan meningkatkan mekanisme pertahanan alami di dalam vagina.

Namun yogurt tidak akan banyak membantu thrush di lipatan kulit sekitar vagina. Area sekitar vegina sebaiknya diperlakukan tetap kering dan bersih. Sebaiknya menggunakan baju dan pakaian dalam berbahan katun yang tidak ketat (longgar) dan gunakan sandal agar tidak terkena jamur kaki. Di sisi lain, konsumsi yogurt sangat baik untuk menjaga flora normal, Lactobacillus (bakteri baik) di area genital.

Sedangkan cystitis (sistitis) merupakan peradangan kandung kemih yang disebabkan oleh bakteri. Jika tidak diobati akan menjalar ke ginjal dan menimbulkan rasa sangat sakit. Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam mencegah sistitis.

- Aktivitas seksual biasanya penyebab utama dari sistitis, sehingga setelah berhubungan seks, pastikan Anda pergi ke toilet, bersihkan area genital agar semua bakteri keluar.

- Nikotin mengganggu kandung kemih. Jika Anda rentan terhadap sistitis yang kerap datang, mungkin sudah waktunya untuk berhenti merokok.

- Tidak cukup minum dapat menyebabkan infeksi. Perbanyak asupan cairan (air mineral), karena sangat penting dalam mengobati sistitis.

- Ketika berada di toilet (toilet umum), pastikan Anda mengelap dudukan toilet dari depan ke belakang dengan cairan khusus yang tersedia.

Jika Anda terkena satu dari dua penyakit ini, sebaiknya hubungi dokter, atau menggunakan obat luar yang disarankan dokter.

Baca Artikel Menarik Lainnya

  • Begini Cara Diet untuk Turunkan Risiko Serangan Jantung
  • Hindari Mengendarai Mobil Membantu Bakar Kalori
  • Awas! Salah Ketik SMS Itu Gejala Stroke
  • Gadget di Ruang ICU Bikin Pasien Tidak Stres
  • Jeruk dan Pisang Berkhasiat Turunkan Tekanan Darah
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.