Penyaluran Kredit UMKM BNI Awal 2021 Sudah Tumbuh 14 Persen

Fikri Halim, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen untuk memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini dilakukan untuk turut membantu pemerintah dalam menggerakkan kembali perekonomian nasional.

Direktur Bisnis UMKM BNI, Muhammad Iqbal mengatakan bahwa pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang cukup signifikan kepada para pelaku UMKM. Mereka dinilai yang harus dibantu agar bisa kembali bergeliat dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.

"Kami terus berupaya mendorong pencairan kredit untuk segmen UMKM, dan itu semua dilakukan dengan penuh kehati-hatian," kata Iqbal dalam telekonferensi, Senin 29 Maret 2021.

Iqbal menegaskan, komitmen ini dapat dilihat di periode awal 2021 dengan adanya pertumbuhan kredit UMKM BNI tumbuh cukup positif. Di mana, total pagu debitnya sudah mencapai lebih dari Rp85 triliun atau tumbuh lebih dari 14 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Meskipun dominan masih didorong dari segmen KUR, yang tumbuh lebih dari 33 persen," ujarnya.

Iqbal menambahkan, porsi segmen UMKM ini adalah sekitar 15 persen dari total kredit BNI, dan akan terus dikembangkan melalui tiga strategi yang akan digenjot oleh mereka. Strategi pertama adalah strategi terkait dengan bagaimana memitigasi dampak dari pandemi kepada pelaku usaha UMKM, sebagaimana yang telah dilakukan BNI di sepanjang tahun lalu.

"Yakni dengan melakukan cukup banyak restrukturisasi kepada teman-teman debitur yang berdampak, kurang lebih dari sekitar 100 ribuan (debitur)," kata Iqbal.

Strategi kedua adalah mendorong adaptasi digital bagi pelaku UKM, guna mengadaptasikan diri dengan berbagai perubahan signifikan akibat pandemi COVID-19 ini. "Sehingga teman-teman UMKM perlu kita dorong untuk bertransformasi ke arah yang lebih digital," ujar Iqbal.

Ketiga, lanjut Iqbal, adalah pemulihan akibat dari dampak pandemi COVID-19. Di mana, sejak 2020 lalu BNI juga telah memberikan dukungan kepada lebih dari 150 ribu UMKM di seluruh Indonesia, guna memulihkan kondisi usaha mereka.

Sepanjang periode yang lalu, BNI juga sudah memberikan subsidi bunga kepada mitra usaha pelaku UKM dengan nilai lebih dari Rp1 triliun kepada dari 300 ribu lebih debitur. Selain itu, BNI juga mendorong penjaminan kredit kepada lebih dari 2.500 debitur, dengan nilai melampaui Rp3 triliun

"Ke depan kita akan lebih mendorong lebih banyak lagi kemudahan-kemudahan kepada pelaku UMKM, agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan paralel mengatasi dampak dari pandemi COVID-19," ujarnya