Penyanyi tenor Italia Bocelli bergabung dengan UNESCO bantu anak korban perang

Paris (Reuters) - Penyanyi opera Italia Andrea Bocelli meluncurkan sebuah program pendidikan musik "Voices of the World" bersama UNESCO, Rabu, untuk membantu anak-anak yang terkena dampak konflik bersenjata.

Program multi-tahun ini akan diperluas pada proyek penyanyi tenor buta terkenal "Voices of Haiti" pada 2016 dengan menyediakan terapi dan pelatihan musik, pelajaran, latihan, waktu bermain dan makan untuk 12.000 anak-anak di salah satu negara termiskin di dunia.

"Musik adalah bahasa universal yang dapat memengaruhi jiwa manusia dengan cara yang positif," kata Bocelli, 61, kepada Reuters di Paris setelah menandatangani nota kesepahaman dengan UNESCO untuk membuat program pendidikan musik serupa di sejumlah negara seperti Mali.

Program "Voices of the World" Yayasan Andrea Bocelli (ABF) akan dimulai pada 2020 dengan fokus pada negara termasuk Suriah, Irak dan wilayah Palestina.

"Melalui penciptaan paduan suara regional dan kegiatan pendidikan lainnya, ABF berupaya untuk memberdayakan peserta dan komunitas mereka melalui alat musik dengan memperkuat keterampilan, mendorong kreativitas, mendorong kolaborasi dan menawarkan lebih banyak peluang untuk berhasil dalam hidup," demikian pernyataan yayasan.