Penyebab Hamil Kosong dan Gejala yang Harus Diwaspadai

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Hamil kosong atau yang disebut dengan blighted ovum, adalah kondisi saat sel telur tidak membelah dan tidak membentuk embrio, setelah dibuahi sel sperma selama beberapa minggu. Hal ini disebabkan karena sel sperma hanya menempel pada dinding rahim, menghilang dari rahim setelah beberapa minggu.

Hamil kosong bisa menjadi penyebab utama terjadinya keguguran dini atau kegagalan kehamilan diminggu awal, yang biasanya terjadi pada trimester pertama dan berakhir di minggu ke 20. Hamil kosong ini bisa dilihat melalui tes USG yang dilakukan dokter kandungan.

Tentu saja, para pasangan suami istri tidak akan menyukai hamil kosong ini. Untuk itu, segera waspadai penyebab hamil kosong dan gejalanya berikut ini, yang dilansir dari Liputan6.com:

TERKAIT: Hamil Anggur: Penyakit Penyakit Sistem Reproduksi Pada Wanita Akibat Kelainan Kromosom Seks

TERKAIT: Gejala Hamil Anggur dan Level hCG

TERKAIT: Gejala Hamil Anggur Merupakan Tanda Awal Kanker, Benarkah?

Penyebab Hamil Kosong

ilustrasi hamil/Ömürden Cengiz/unsplash
ilustrasi hamil/Ömürden Cengiz/unsplash

Menurut Mayo Clinic, penyebab hamil kosong ini belum diketahui secara pasti dan masih dilakukan dengan penelitian lebih lanjut. Tetapi salah satu penyebab hamil kosong bisa terjadi karena adanya kelainan kromosom saat pembuahan sel telur.

Kelainan kromosom ini disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan, yang bisa mempengaruhi kualitas sel sprema dan sel telur. Apalagi jika suami istri masih memiliki hubungan yang sedarah, maka kualitas sel sperma dan sel telur kurang baik jika di gabungkan.

Selain adanya kelainan kromosom, hamil kosong bisa disebabkan karena pengaruh pola hidup yang kurang sehat, seperti sering mengonsumsi alkohol, merokok atau memiliki kondisi medis tertentu.

Gejala Hamil Kosong

ilustrasi hamil/Anastasiia Chepinska/unsplash
ilustrasi hamil/Anastasiia Chepinska/unsplash

Sebenarnya gejala seorang perempuan mengalami hamil kosong ini, hampir sama dengan gejala hamil di trimester awal, sehingga harus dikonsultasikan dengan dokter kandungan. Gejala awal hamil kosong adalah pendarahan atau muncul bercak darah, yang sama seperti pada trimester pertama atau saat haid.

Kemudian merasakan kram perut yang menunjukan adanya komplikasi kehamilan, seperti kehamilan ektopik. Saat mengalami hamil kosong ini, tingkat hormon Human Chorionic Gonadotropin atau hormon hCG lebih rendah, setelah ibu hamil melakuakn tes darah. Kondisi ini biasanya terjadi di masa kehamilan 6 hingga 8 minggu.

Gejala hamil kosong yang selanjutnya, yaitu ibu hamil akan mengalami mual dan muntah, seperti yang dirasaknan saat morning sickness. Hamil kosong juga ditandai dengan payudara terasa tidak nyeri, karena produksi ASI sudah berhenti.

Waktu Kehamilan yang Tepat Setelah Hamil Kosong

ilustrasi kehamilan/Dominika Roseclay/pexels
ilustrasi kehamilan/Dominika Roseclay/pexels

Walaupun hamil kosong menyebabkan kesedihan untuk calon orang tua, tetapi perempuan yang mengalami hamil kosong bisa merencanakan kehamilan lagi, dengan berkonsultasi secara rutin dengan dokter kandungan.

Kondisi hamil kosong ini hanya bertahan selama 8 hingga 13 minggu usia kandungan. Kemudian dokter akan menunggu hingga tiga kali masa keguguran, dan melakukan pemeriksaan darah maupun tes genetik, untuk memastikan sel telur sudah siap dibuahi dan kandungan ibu sudah kuat.

Setelah itu, dokter akan menyarankan untuk menunggu selama 4 hingga 6 minggu, agar bisa merencanakan program hamil lagi, setelah keguguran terjadi dan setelah mengangkat jaringan kehamilan. Sehingga kehamilan bisa terjadi lagi setelah 6bulan pasca keguguran.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel