Penyebab Jakarta Tak Banjir Meski Hujan Deras Sepanjang Januari

Siti Ruqoyah, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pengamat Tata Kota, Yayat Supriatna mengungkapkan kenapa di Provinsi DKI Jakarta tidak mengalami banjir pada wal tahun 2021. Dan ini berbeda dengan tahun sebelumnya pada awal tahun 2020.

"Kalau misalnya kita lihat posisi banjir 2021 ini beda, hujannnya tidak ekstrem. Kalau yang di 2020 ekstrem banget, sangat tinggi sekali. Kalau sekarang walaupun hujan tidak terlalu tinggi dan merata dalam arti merata di Bogor hujan di Jakarta hujan lautnya juga pasang. Kalau kondisi gitu beda dia, yang membuat kondisinya beda dengan 2021 dengan 2020," kata Yayat saat dikonfirmasi VIVA di Jakarta, Senin, 1 Februari 2021.

Kemudian, kata dia, ada faktor durasi, dulu durasi hujannya panjang. Jadi durasi yang panjang itu membuat volume air besar jutaan kubik dan di Bekasi itu terasa banjir semua, tanggul jebol, airnya tinggi-tinggi.

"Bayangkan dari malam tahun baru hampir delapan jam sampai pagi. Tahun ini tidak seperti itu, jangan sampai kayak itu. Gawat kita," katanya.

Pria yang akrab disapa Kang Yayat itu menuturkan, jika hujan pada awal tahun ini seperti awal tahun sebelumnya, maka banjir besar di Ibu Kota bisa saja terjadi.

"Ya bisa saja terjadi, karena terus terang saja kapasitas daya tampung dari sistem drainase, sudah tidak mampu kalau curah hujannya tinggi. Kalau yang bermasalah itu ketika hujannya di atas normal. Kalau di Bogor hujan besar di Jakarta hujan besar selesai itu," katanya.

Tentunya, apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini sebagai langkah antispasi dalam penanggulangan bencana banjir di Jakarta. Seperti adanya pengerukan waduk, membuat drainase dan lain sebagainya.

"Sekarang ada upaya normalisai memperbaiki, dan di situ akar persoalan terbesar, upaya yang kita lakukan semacam kerja keras. Kalau misalnya hujannya normal itu enggak terlalu bermasalah," katanya.

Baca juga: Rumah Ketum KNPI Pelapor Abu Janda Diteror Orang Tak Dikenal