Penyebab Kaki Pecah-Pecah dan Cara Mengobatinya Secara Alami

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab kaki pecah-pecah tentu harus kamu kenali terlebih dahulu agar dapat mencegahnya. Seperti yang diketahui, kaki pecah-pecah pada area tumit adalah masalah yang umum dialami oleh banyak orang.

Tentunya tidak ada orang yang ingin mengalami kondisi ini, yang tentu sangat mengganggu. Apalagi, jika masalah kaki-pecah-pecah atau retakannya terlalu dalam, terkadang dapat menimbulkan rasa sakit ketika berdiri atau berjalan. Jadi, diperlukan cara untuk mengatasinya secara alami.

Penyebab kaki pecah-pecah biasanya dipengaruhi oleh faktor kebiasaan dan kondisi kesehatan tertentu. Jika kamu mengalaminya, kamu perlu segera mengobatinya dengan tepat. Beberapa bahan alami bisa digunakan sebagai perawatan kaki pecah-pecah.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (20/8/2021) tentang penyebab kaki pecah-pecah.

Penyebab Kaki Pecah-Pecah karena Kebiasan Sehari-hari

Penyebab Kaki Pecah-Pecah karena Kebiasan Sehari-hari
Penyebab Kaki Pecah-Pecah karena Kebiasan Sehari-hari

Penyebab kaki pecah-pecah yang paling utama biasanya dipengaruhi oleh kebiasaan, pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Kebiasaan ini nantinya dapat menyebabkan adanya kondisi penyakit tertentu yang kamu alami. Biasanya kulit kaki yang pecah-pecah ada di bagian tumit, walaupun juga bisa meluas ke area lainnya.

Ada beberapa kebiasaan penyebab kaki pecah-pecah, yaitu:

- Sering berjalan tanpa alas kaki

- Sering berdiri terlalu lama

- Menggunakan sepatu yang tidak pa

- Mandi terlalu lama

- Menggunakan sabun yang bahannya dapat mengiritasi kulit

Untuk mencegah terjadinya penyebab kaki pecah-pecah ini, kamu harus menghindari keseluruhan kebiasaan tersebut. Setidaknya, dengan mengurangi kebiasaan penyebab kaki pecah-pecah tersebut, kamu bisa menjaga kaki tetap sehat dan bebas masalah pecah-pecah.

Penyebab Kaki Pecah-Pecah karena Kondisi Kesehatan Tertentu

Perawatan kaki pecah-pecah (Foto: Unsplash)
Perawatan kaki pecah-pecah (Foto: Unsplash)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kondisi kesehatan juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab kaki pecah-pecah selain kebiasaan sehari-haro. Berikut beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab kaki pecah-pecah:

- Kaki kapalan

- Penyakit kulit, seperti psoriasis, dermatitis atopik, dan infeksi jamur

- Malnutrisi atau kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin A dan lemak

- Obesitas

- Penyakit tertentu, seperti diabetes dan hipotiroidisme

- Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol

- Orang yang telah lanjut usia

Kamu bisa memeriksakan ke dokter tentang penyebab kaki pecah-pecah ini untuk lebih amannya.

Cara Mengobati Kaki Pecah-Pecah Secara Alami

Perawatan kaki pecah-pecah (Foto: Unsplash)
Perawatan kaki pecah-pecah (Foto: Unsplash)

Berikut beberapa cara untuk menangani kaki pecah-pecah dan mencegahnya semakin parah:

- Menggosok Kaki dengan Batu Apung

Kamu mungkin sudah tidak asing dengan batu apung yang kerap digunakan untuk menangani kulit tumit pecah-pecah. Batu ini cukup ampuh mengangkat sel-sel kulit mati.

Cara penggunaannya cukup mudah, rendam kaki yang pecah-pecah dalam air selama 5 menit atau sampai kulit terasa lembut. Setelah itu, basahi batu apung dengan air hangat, lalu gosokkan secara perlahan pada area kaki pecah-pecah. Lakukan perawatan ini selama 2-3 menit.

Setelah selesai, oleskan kulit yang bermasalah dengan pelembap. Selain dengan batu apung, kaki juga bisa digosok menggunakan sikat kaki atau scrub khusus kaki.

- Mengoleskan Madu dan Minyak Alami

Untuk memperbaiki kulit kaki yang rusak dan pecah-pecah, kamu juga bisa mencoba mengoleskan madu, minyak kelapa, minyak zaitun, atau lidah buaya pada kaki. Bahan-bahan alami tersebut memiliki kandungan aktif yang dapat mengurangi peradangan dan membantu melembapkan kulit.

Caranya dengan melumuri kaki bermasalah dengan minyak pilihan tebal-tebal dan pijat perlahan, lakukan setiap malam sebelum tidur. Minyak akan membantu melembabkan, sementara pijatan akan membantu merangsang sirkulasi agar mempercepat penyembuhan gejala kaki pecah-pecah.

Kemudian bungkus dengan kaus kaki dan biarkan menyerap semalam suntuk. Kamu harus melakukan ini segera setelah mandi untuk hasil penyerapan terbaik.

- Minum Air yang Cukup

Bila kamu tidak minum cukup air, mulut dan tenggorokan terasa kering dan serak. Hal yang sama pun berlaku pada kulit. Minum banyak air akan membuat kulit lembap, sehingga kaki pecah-pecah dapat pulih secara perlahan.

Cara Mengobati Kaki Pecah-Pecah Lainnya

ilustrasi  menghilangkan kaki pecah-pexah/pexels
ilustrasi menghilangkan kaki pecah-pexah/pexels

Berikut beberapa cara menangani kaki pecah-pecah dan mencegahnya semakin parah:

Oleskan Pelembap Secara Rutin

Cara yang paling ampuh tentunya adalah dengan mengoleskan pelembap secara rutin. Ada beberapa jenis dan kandungan pelembap yang bisa digunakan, seperti minyak mineral, gliserin, dan urea. Salah satu jenis pelembap yang baik digunakan untuk kaki pecah-pecah adalah petroleum jelly.

Pelembap bisa digunakan pada pagi dan malam hari. Oleskan pelembap pada kulit kaki yang bermasalah, lalu kenakan kaus kaki yang nyaman agar pelembap dapat terserap lebih baik. Pelembap ini akan memperbaiki kulit yang rusak dan menjaga kelembapan kulit, sehingga kaki yang pecah-pecah dapat pulih

Gunakan Sabun yang Lembut

Selain itu, agar kondisi kulit kaki yang rusak cepat membaik, sangat penting untuk menjaga bagian kaki yang pecah-pecah tetap bersih. Namun hati-hati, membersihkan kaki menggunakan sabun yang berbahan kimia keras atau bersifat iritatif justru dapat membuat kulit terlalu kering.

Oleh karena itu, pilihlah sabun yang bahannya lembut, sehingga tidak menyebabkan iritasi dan tidak menghilangkan kelembapan pada kaki kamu. Selain itu, kamu juga disarankan untuk menghindari mandi dengan air panas. Hal ini karena mandi dengan air panas dapat membuat kulit cepat kering dan rusak, sehingga kaki pecah-pecah sulit membaik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel