Penyebab Kanker Prostat, Gejala, dan Pencegahannya yang Perlu Diketahui

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab kanker prostat tentunya perlu dikenalai oleh kaum pria. Penyakit ini merupakan salah satu dari 10 penyakit yang paling sering menyerang pria. Sayangnya para pria sering tidak menyadari gejala prostat ini. Sampai pada akhirnya penyakit ini sudah menyebar dan makin sulit diobati.

Prostat sendiri adalah kelenjar pada sistem reproduksi pria yang membungkus saluran kemih atau uretra. Sedangkan kanker prostat adalah pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Kanker prostat ini biasanya menyerang pria yang berusia di atas 50 tahun.

Penyebab kanker prostat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Sampai sekarang penyebabnya masih belum diketahui. Tapi pada tingkat dasar, kanker prostat disebabkan oleh perubahan pada DNA sel prostat normal.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (21/12/2020) tentang penyebab kanker prostat.

Pengertian Prostat

Kanker Prostat
Kanker Prostat

Prostat merupakan kelenjar pada sistem reproduksi pria yang membungkus saluran kemih atau uretra. Ukuran prostat normalnya sebesar biji kenari dan akan semakin besar seiring bertambahnya usia. Jika prostat terlalu besar atau mengalami masalah, maka dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Kelenjar prostat ini memiliki fungsi untuk mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan oleh sperma agar tetap sehat. Ketika pria mencapai usia pubertas, kelenjar prostat mulai membuat cairan mani.

Sedangkan kanker prostat adalah pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Pada umumnya, kanker prostat tumbuh secara perlahan dan tidak menyebar.

Menurut data WHO, kanker prostat adalah kasus kanker paling umum urutan kedua pada pria. Di Indonesia sendiri, kanker prostat menempati urutan ke-5 sebagai jenis kanker terbanyak, pria usia 70 hingga 79 tahun merupakan kelompok terbanyak yang menderita penyakit ini.

Penyebab Kanker Prostat

Sampai sekarang ini, penyebab kanker prostat ini masih belum diketahui. Tapi pada tingkat dasar, penyebab kanker prostat adalah perubahan pada DNA sel prostat normal.

Memang hingga kini, penyebab kanker prostat masih belum diketahui. Tapi faktor keturunan atau genetik dan usia seseorang bisa meningkatkan risiko munculnya kanker prostat. Biasanya kanker prostat memengaruhi pria yang berusia lanjut. Sekitar delapan dari sepuluh kasus diderita oleh pria berusia di atas 65 tahun.

Selain faktor usia, ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi penyebab kanker prostat, yaitu:

1. Makanan

Salah satu faktor penyebab kanker prostat adalah makanan. Mengonsumsi makanan dengan kalsium tinggi terlalu sering dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat. Selain itu, sering mengonsumsi jenis makanan seperti daging merah atau produk susu tinggi lemak dapat pula meningkatkan risiko terkena penyakit prostat ini.

2. Lokasi dan ras

Kasus kanker prostat ini banyak ditemui dan banyak menimpa orang-orang di belahan Amerika Utara, Eropa Barat Laut, Australia dan Kepulauan Karibia. Jadi, faktor penyebab kanker prostat ini juga dipengaruhi oleh lokasi dan ras seseorang.

3. Riwayat kesehatan keluarga dan perubahan gen

Jika ada keluarga laki-laki yang menderita kanker prostat atau wanita yang menderita kanker payudara, risiko kamu untuk terkena kanker prostat akan meningkat. Sedangkan perubahan gen yang diwariskan dapat juga meningkatkan risiko tersebut.

- Obesitas. Kelebihan berat badan meningkatkan risiko seorang laki-laki terkena kanker prostat.

- Paparan bahan kimiawi dan merokok

- Penyakit menular seksual, seperti gonorea atau klamidia mungkin bisa meningkatkan risiko terkenan kanker

- Vasektomi. Pria yang menjalani prosedur vasektomi memiliki risiko kanker prostat lebih tinggi.

Mengetahui penyebab kanker prostat pada pria akan membantu kamu untuk merencanakan penanganan yang tepat agar penyakit prostat dapat disembuhkan dengan tepat.

Gejala Kanker Prostat

Gejala Kanker Prostat
Gejala Kanker Prostat

Setelah mengenali penyebab kanker prostat, kamu tentunya juga perlu mengetahui gejalanya. Gejala kanker prostat mungkin tidak dapat dilihat pada tahap awal. Gejala kanker prostat akan muncul ketika prostat terlalu besar atau membengkak dan mulai memengaruhi uretra.

Ada beberapa hal yang terjadi ketika seseorang mengalami gejala kanker prostat:

1. Lebih sering buang air kecil, terutama saat malam hari

2. Merasa nyeri atau butuh waktu lama saat buang air kecil

3. Terdapat darah dalam air kencing atau air mani

4. Tekanan air kencing berkurang

5. Air kencing keluar saat batuk atau tertawa

6. Tidak mampu kencing sambil berdiri

7. Disfungsi ereksi

Biasanya gejala kanker prostat muncul ketika kanker sudah menyebar keluar dari prostat. Tapi gejala-gejala tersebut bisa saja disebabkan oleh infeksi saluran kencing, bukan gejala kanker prostat.

Pencegahan Kanker Prostat

Pencegahan kanker prostat dapat dilakukan dengan beberapa hal, seperti:

1. Menjalankan pola hidup sehat

Cara yang paling sederhana adalah mengonsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan yang penting bagi prostat, seperti tomat, avokad, dan kacang-kacangan.

2. Cukupi kebutuhan lemak esensial

Asam lemak omega 3, dan mineral seng dapat mengurangi gejala gangguan prostat. Makanan yang kaya akan katekin terutama epigallocatechinsgallate, selenium, sulforafan, dan vitamin C dapat menumpas sel tumor dan kanker, termasuk kanker prostat.

3. Seringlah mengonsumsi sayuran kubis

Beberapa hasil penelitian menyebutkan, pria yang sering mengonsumsi sayuran kubis dapat terhindar dari gangguan atau masalah prostat.

4. Periksakan kesehatan prostat secara rutin ke dokter

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya gangguan pada prostat. Jika ditemukan suatu masalah, Anda dapat segera memperoleh penanganan.

Jadi, mulai sekarang marilah mencegah terjadinya penyakit maupun kanker prostat ini. Apabila kanker prostat sudah memasuki stadium akhir, maka kondisi ini tidak lagi bisa disembuhkan.

Pengobatan yang dilakukan hanya untuk memperlambat perkembangan, memperpanjang usia, dan meredakan gejala yang ada. Jangan sampai terlambat dalam mencegah terjadinya penyakit prostat ini.